Rabu, 21 JANUARI 2026 • 16:40 WIB

Peningkatan Drastis Jumlah Petugas Haji TNI-Polri Jadi 183 Orang di 2026

Author

Peningkatan Drastis Jumlah Petugas Haji TNI-Polri Jadi 183 Orang di 2026

Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Iran, mengungkapkan bahwa petugas haji dari TNI-Polri meningkat menjadi 183 orang untuk tahun 2026.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 100 persen dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 75 orang.

Peningkatan Jumlah Petugas Haji TNI-Polri

Gus Irfan merilis informasi ini saat berada di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Ia menjelaskan, 'TNI-Polri hari ini kita ada 183 orang. Tahun kemarin ada 75, berarti ada kenaikan hampir, 100 persen lebih.'

Peningkatan jumlah petugas ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji. Dukungan dari pihak terkait, termasuk Presiden Prabowo Subianto, turut menguatkan kebijakan ini.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi

Pelatihan untuk Petugas Haji

Menteri Haji juga menjelaskan bahwa petugas haji, termasuk yang berasal dari kalangan TNI-Polri, sedang menjalani proses pelatihan. 'Dan di asrama haji sekarang sedang ada pelatihan, termasuk mereka juga ikut berlatih di sana,' ujarnya.

Mayoritas petugas yang dilatih akan bertugas di Perlindungan Jamaah (Linjam), bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah selama ibadah haji.

Penempatan Tugas dan Pelayanan

Gus Irfan menambahkan bahwa petugas TNI-Polri akan ditempatkan di berbagai sektor pelayanan, yang mencakup pelayan untuk lansia dan aspek konsumsi. 'Karena kita ingin bahwa teman-teman TNI-Polri ada di beberapa layanan bisa terwakili semuanya,' ucapnya.

Diharapkan, penempatan petugas ini akan memberikan pelayanan maksimal dan profesional, serta menciptakan rasa aman bagi jamaah haji selama melaksanakan ibadah.

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU