MPR RI Tanggapi Polemik Lomba Cerdas Cermat dengan Permintaan Maaf Resmi
MPR RI telah mengeluarkan permohonan maaf terkait masalah yang muncul pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang diadakan di Kalimantan Barat.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Dalam usaha untuk menjaga integritas lomba, MPR RI memutuskan untuk menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara lomba tersebut.
Melalui Sekretariat Jenderal, MPR RI mengakui adanya kelalaian dari dewan juri yang memicu polemik dalam pelaksanaan LCC Empat Pilar.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi MPR pada tanggal 12 Mei 2026, yang menyoroti isu-isu objektivitas dalam penilaian lomba.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
MPR RI menekankan pentingnya prinsip sportivitas, objektivitas, dan keadilan dalam lomba cerdas cermat.
Prinsip ini menjadi fokus agar semua peserta merasa diperlakukan dengan adil dan bahwa lomba berjalan sesuai dengan semangat pembelajaran yang konstruktif.
Sebagai langkah berlanjut, MPR RI telah menonaktifkan dewan juri dan MC, dan berencana melakukan evaluasi menyeluruh pada pelaksanaan lomba.
Evaluasi ini mencakup mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola pengajuan keberatan, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas lomba di masa mendatang.
MPR RI juga mengapresiasi partisipasi peserta, guru pendamping, panitia daerah, dan masyarakat yang memperhatikan pendidikan kebangsaan serta pelaksanaan LCC Empat Pilar.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: