BYD mengungkapkan kemajuan terbaru terkait pabrik perakitan mobil listrik yang sedang dibangun di Subang, Indonesia. Pabrik ini kini hampir rampung dan sudah mendapatkan sejumlah sertifikasi penting dari pemerintah.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Eagle Zhao, Presiden BYD Motor Indonesia, menyebutkan bahwa proses uji coba produksi telah dilakukan untuk memastikan standar kualitas produk yang dihasilkan. Namun, tanggal pasti untuk memulai produksi secara masif masih belum dapat dipastikan.
Tahap Persiapan Pabrik
Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, merupakan bagian dari investasi seluas Rp11,2 triliun yang berfokus pada penyediaan kendaraan listrik. Direncanakan, pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun.
Sejak akhir 2025, BYD telah memperoleh sertifikasi dari pemerintah yang merupakan langkah kunci untuk memulai produksi. Sertifikasi ini memberikan lampu hijau bagi pabrik untuk memasuki fase uji coba yang selanjutnya.
Eagle menegaskan bahwa keselamatan dan kualitas produk tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar internasional adalah penting bagi reputasi BYD.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Uji Coba Produksi dan Standarisasi
Eagle menerangkan, 'Di akhir 2025 kami sudah dapat sertifikasi yang memang penting dari pemerintah. Mulai dari kuartal pertama ini kami bisa melakukan serangkaian testing dan penyelarasan produksi.'
Uji coba ini ditujukan untuk menguji dan menyelaraskan proses produksi, sehingga kendaraan yang dihasilkan dapat memenuhi kriteria kualitas yang ditetapkan oleh BYD.
Dengan berhasilnya tahapan ini, pabrik diharapkan akan siap untuk memproduksi kendaraan listrik dalam skala besar, mendukung pasar otomotif yang semakin berkembang di Indonesia.
Harapan untuk Produksi Masif
Eagle juga menyampaikan harapannya untuk meningkatkan volume produksi di pabrik lokal. 'Kami juga berharap lebih banyak volume yang akan keluar dari pabrik lokal kami,' ujarnya.
Meskipun antusiasme tinggi, ia juga mengakui adanya ketidakpastian mengenai waktu pasti peluncuran produksi. Ia meminta publik agar sabar menunggu pengumuman resmi selanjutnya.
'Jadi secara internal kami ingin cepat mengeluarkan produk made in Indonesia. BYD tidak akan mengecewakan, yang pasti akan diumumkan,' tambahnya.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: