Mobil Listrik Honda Super One: Apakah Segera Dikenal Sebagai 'Brio EV'?
Honda Super One, mobil listrik yang saat ini sedang diuji coba di Indonesia, mungkin akan menggunakan nama 'Brio EV'. Hingga kini, pihak Honda belum membuat keputusan final mengenai penamaan kendaraan ini.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Yusak Billy, Direktur Sales & Marketing dan Aftersales PT Honda Prospect Motor, menjelaskan bahwa nama produk dapat bervariasi di setiap negara dan berhubungan dengan strategi pemasaran yang lebih luas.
Honda Super One hadir dengan dimensi kompak yang sangat ideal untuk digunakan di lingkungan perkotaan. Memiliki panjang 3.589 mm, mobil ini hanya 200 mm lebih pendek dibandingkan Honda Brio.
Kendaraan ini telah menjalani serangkaian uji coba di Indonesia, dengan hasil yang menunjukkan indikasi positif terhadap peluncurannya yang direncanakan dalam waktu dekat.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Yusak Billy menegaskan bahwa keputusan mengenai nama final 'masih dalam pertimbangan'. Ia menambahkan, 'Saya belum bisa menyebut nama (finalnya) ya. Kalau itu (Brio EV) kamu yang bicara ya.'
Ia menjelaskan bahwa penamaan produk sering kali disesuaikan dengan strategi pemasaran dan karakteristik pasar masing-masing. Ini menunjukkan bahwa Honda Super One masih dalam tahap perencanaan untuk nama akhir.
Billy memastikan bahwa Honda Super One akan diluncurkan di Indonesia pada tahun ini. Mobil ini telah terdaftar di Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta untuk tahun 2026 dengan nilai jual yang dicantumkan.
Meskipun nilai jual tercatat sekitar Rp 257 juta, harga resmi dari kendaraan yang akan dijual ke publik masih belum dapat dipastikan.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: