Selasa, 17 JUNI 2025 • 03:45 WIB

Menakjubkan! Super Blue Blood Moon dan Fenomena Astronomi Langka Lainnya

Author

Generated by Journalist AI

youngthink.id – Fenomena langka astronomi yang terjadi hanya sekali dalam satu abad berhasil memukau banyak orang. Peristiwa super blue blood moon pada 31 Januari 2018 menjadi salah satu yang paling menarik perhatian.

Tiga fenomena bulan ini—supermoon, blue moon, dan blood moon—berlaku bersamaan, menciptakan momen yang sangat jarang dan menakjubkan untuk disaksikan.

Supermoon: Bulan Terdekat dengan Bumi

Supermoon terjadi saat Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi, dikenal sebagai perigee. Pada posisi ini, ukuran Bulan terlihat sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang daripada biasanya.

Dengan mata telanjang, ukuran dan kecerahan Bulan lebih mencolok dibandingkan purnama biasa. Hal ini menjadi salah satu daya tarik dalam fenomena super blue blood moon.

Blue Moon: Purnama Kedua dalam Sebulan

Istilah blue moon bukan berarti warna Bulan berubah menjadi biru. Kata ini merujuk pada fenomena ketika dua purnama muncul dalam satu bulan kalender, yang tergolong sangat langka.

Siklus purnama berlangsung sekitar 29,5 hari, sehingga munculnya dua purnama dalam satu bulan hanya terjadi sekali dalam beberapa tahun.

Blood Moon: Gerhana Bulan Merah

Fenomena ketiga yang luar biasa adalah gerhana bulan total, di mana posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Saat gerhana terjadi, Bulan melewati bayangan Bumi, tetapi bukannya menghilang, ia tampak berwarna merah tua.

Warna kemerahan ini disebabkan oleh cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi, di mana cahaya biru disaring dan cahaya merah diteruskan. Inilah yang menyebabkan permukaan Bulan terlihat seperti bercahaya darah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU