BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 21:30 WIB

BMW Tarik Kembali Ratusan Ribu Mobil Akibat Risiko Kebakaran

BMW Tarik Kembali Ratusan Ribu Mobil Akibat Risiko KebakaranBMW Tarik Kembali Ratusan Ribu Mobil Akibat Risiko Kebakaran

BMW baru saja mengumumkan langkah besar dengan menarik kembali sekitar 575 ribu unit mobil di seluruh dunia. Keputusan ini diambil akibat potensi risiko kebakaran yang terkait dengan sistem starter mobil mereka.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Proses recall ini dilakukan berdasarkan nomor identifikasi kendaraan (VIN), jadi tidak semua model otomatis terpengaruh. Masalah ini mungkin tidak sepopuler isu lain, tetapi penting untuk diperhatikan.

Detail Masalah pada Sistem Starter

BMW menemukan potensi kesalahan dalam produksi komponen magnetic switch pada starter motor kendaraan. Dalam situasi tertentu, terutama pada mobil yang sering di-start, komponen ini dapat mengalami keausan berlebihan.

Gejala awal terlihat pada mesin yang sulit dinyalakan atau bahkan gagal start. Namun, dalam keadaan ekstrem, abrasi logam di dalam magnetic switch dapat menciptakan korsleting.

Korsleting ini menimbulkan risiko kebakaran yang serius, karena dapat memicu panas di area starter, bahkan saat kendaraan sedang digunakan.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Model Mobil yang Terkena Recall

Recall ini mencakup berbagai model BMW yang populer, di antaranya 2 Series, 3 Series, 4 Series, dan X5. Model Z4 juga masuk dalam daftar, menimbulkan risiko bagi Toyota Supra yang berbagi basis teknis.

Unit yang terdeteksi bermasalah diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022, meski bisa saja ada komponen yang dipasang setelah itu. Ini menimbulkan kekhawatiran mengenai pemantauan kualitas komponen di pasaran.

Dengan pengumuman ini, BMW berkomitmen untuk mengganti unit starter yang bermasalah dan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Saran dan Prosedur Bagi Pemilik Kendaraan

BMW merekomendasikan pemilik kendaraan yang terdampak untuk tidak membiarkan mobil menyala tanpa pengawasan, terutama jika menggunakan fitur remote start. Ini merupakan langkah preventif untuk mencegah risiko kebakaran.

Jika ada indikasi kerusakan akibat panas berlebih, baterai mungkin juga perlu diganti. Proses perbaikan ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam di bengkel resmi BMW.

Pemilik disarankan untuk memeriksa nomor rangka kendaraan mereka melalui kanal resmi dan menjadwalkan pemeriksaan di dealer jika terindikasi terdampak. Ini bukan hanya sekadar prosedur, melainkan sebuah upaya untuk memastikan keselamatan pengguna.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BMW Tarik Kembali Ratusan Ribu Mobil Akibat Risiko Kebakaran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!