Kenaikan Harga Mobil BYD Atto 1 Setelah Jadi Terlaris di Indonesia
Harga mobil BYD Atto 1 mengalami kenaikan setelah berhasil menjadi yang terlaris di Indonesia pada Oktober 2025.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Penyesuaian harga ini mencapai Rp4 juta untuk varian terendah, sementara varian tertinggi tetap pada harga yang sama.
BYD Atto 1 varian standar kini dijual seharga Rp199 juta, naik dari sebelumnya Rp195 juta. Kenaikan ini diumumkan oleh Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia.
Luther mengaitkan keputusan kenaikan harga dengan fluktuasi nilai tukar karena mobil tersebut masih berbasis impor. 'Salah satunya karena kami masih berbasis impor, itu adalah fluktuasi kurs,' ungkapnya.
Selain itu, tingginya permintaan pasar juga menjadi pertimbangan. 'Kami juga perlu memenuhi ekspektasi customer yang tinggi,' imbuh Luther.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Peningkatan harga diambil untuk mengoptimalkan investasi dalam pelayanan, termasuk distribusi dan logistik. Luther menjelaskan, 'Nah kami butuh satu ruang untuk bisa mengoptimalkan itu.'
Meskipun begitu, untuk varian tertinggi yang dijual seharga Rp235 juta, Luther menilai harga tersebut masih dapat diterima pasar. 'Untuk kita tetap melayani customer dengan baik,' tambahnya.
Dengan kebijakan ini, perusahaan berharap dapat memenuhi ekspektasi pelanggan sambil tetap menjaga kualitas layanan.
BYD dikenal sebagai merek mobil listrik terkemuka di Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 54 persen dari total penjualan mobil listrik hingga Oktober 2025. 'Jumlah distribusi Atto 1 berkontribusi hampir 90 persen atau mencapai 9.396 unit,' jelas Luther.
Penjualan BYD Atto 1 di bulan Oktober menunjukkan lonjakan signifikan, dengan total wholesales BYD mencapai 10.593 unit. Angka ini menjadikannya mobil listrik pertama yang menduduki posisi teratas penjualan di Indonesia.
Atto 1 berhasil menggeser posisi Toyota Kijang Innova yang selama ini menjadi mobil terlaris di pasar domestik.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: