Kamis, 22 JANUARI 2026 • 16:55 WIB

Praktik Penyajian Nasi untuk Menjaga Kadar Gula Darah Stabil

Author

Praktik Penyajian Nasi untuk Menjaga Kadar Gula Darah Stabil

Nasi adalah makanan pokok yang tak terpisahkan dari kebiasaan makan warga Indonesia, namun sifatnya yang memiliki indeks glikemik tinggi bisa berisiko meningkatkan kadar gula darah. Mengubah cara penyajian nasi ternyata bisa menjadi solusi untuk mengurangi dampak tersebut bagi yang perlu memantau gula darah.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Berdasarkan sejumlah studi terbaru, pendekatan sederhana saat menyajikan nasi dapat membantu mengurangi gula darah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes. Mari kita simak rincian lebih lanjut terkait risiko dan cara penyajian nasi yang lebih sehat.

Risiko Kesehatan dari Konsumsi Nasi Putih

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Diabetes Care tahun 2020, ditemukan hubungan langsung antara tingginya konsumsi nasi putih dengan peningkatan risiko diabetes. Nasi putih dikenal dengan indeks glikemik yang cukup tinggi, yang dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat.

Risiko ini menjadi semakin penting untuk diperhatikan, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes dalam keluarga. Oleh karena itu, sangat krusial untuk menyadari dampak kesehatan dari konsumsi nasi dalam jumlah banyak.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Metode Penyajian Nasi yang Lebih Sehat

Salah satu metode yang efektif untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah dengan menghindari konsumsi nasi ketika masih dalam keadaan panas baru dimasak. Penelitian yang dimuat dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa dengan mendinginkan nasi selama 24 jam, lalu memanaskannya kembali, dapat menghasilkan respons gula darah yang lebih rendah.

Menariknya, nasi yang didinginkan pada suhu ruangan masih menyimpan manfaat yang sama. Metode ini memberikan alternatif bagi individu yang ingin menjaga kesehatan gula darah namun tetap ingin menikmati nasi.

Manfaat Nasi Dingin Bagi Penderita Diabetes dan Pengontrol Berat Badan

Menurut studi di PubMed Central, nasi yang disajikan dalam keadaan dingin memiliki kadar pati resisten yang lebih tinggi, menjadikannya lebih aman untuk penderita diabetes. Ini menjadi berita baik, karena nasi dingin tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga untuk mereka yang berusaha menurunkan berat badan.

Menariknya, kalori dalam nasi dingin dapat berkurang antara 50 hingga 60 persen, menjadikannya pilihan menarik bagi banyak orang. Hal ini menunjukkan bahwa dengan melakukan perubahan sederhana dalam cara penyajian, kita bisa mendapatkan manfaat yang berguna bagi kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU