BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 MARET 2026 • 11:16 WIB

Iran Siap Melancarkan Serangan Besar-besaran ke Israel dengan Rudal Kelas Berat

Iran Siap Melancarkan Serangan Besar-besaran ke Israel dengan Rudal Kelas BeratIran Siap Melancarkan Serangan Besar-besaran ke Israel dengan Rudal Kelas Berat

Iran mengumumkan rencananya untuk meningkatkan serangan ke Israel, termasuk kota-kota besar seperti Tel Aviv, menggunakan rudal dengan hulu peledak lebih dari satu ton.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi

Komandan Korps Garda Revolusi Iran, Hossein Majid, menegaskan bahwa serangan ini juga akan menyasar fasilitas militer Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah.

Strategi Militer Iran yang Meningkat

Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh media Iran, Majid menyatakan bahwa Iran tidak akan meluncurkan rudal dengan hulu peledak kurang dari satu ton. Hal ini menandakan langkah strategis yang lebih agresif dalam merespons ancaman yang dirasakannya.

Selain itu, Majid mengonfirmasi bahwa semua stok rudal kelas berat akan dikerahkan untuk menyerang target-target yang dianggap sebagai ancaman, termasuk Israel dan basis militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Rudal dengan nama-nama seperti Ghadr, Emad, Fattah, dan Kheibar sudah diluncurkan dalam beberapa serangan sebelumnya. Salah satu operasi agresif yang disebut-sebut adalah 'Operation True Promise 4', yang menunjukkan kekuatan striker yang dimiliki oleh IRGC.

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Keberhasilan Taktis dan Diplomasi yang Terkontaminasi

Sejumlah serangan dari IRGC berhasil menunjukkan bahwa rudal tersebut mampu menghindari sistem pertahanan udara canggih seperti Iron Dome dan THAAD yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Ini mencerminkan efektivitas taktis rudal-rudal tersebut di lapangan.

Sejalan dengan itu, Majid menegaskan bahwa serangan ini merupakan upaya untuk 'meratakan' fasilitas militer Israel, yang mereka anggap sebagai langkah perlu untuk mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.

Namun, IRGC menolak kemungkinan untuk terlibat dalam negosiasi, seiring dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengisyaratkan bahwa konflik di Iran hampir berakhir.

Ketegangan Global dan Respon dari Kekuatan Besar

IRGC menegaskan bahwa mereka hadir sebagai kekuatan penentu dalam situasi di kawasan, serta menuduh militer Amerika Serikat tidak mempunyai kemampuan untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung lama.

Pernyataan ini memperlihatkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, di mana keterlibatan kekuatan asing bisa memicu reaksi lebih lanjut dari Iran.

Majid membuat pernyataan tegas, "Kamilah yang akan menentukan akhir perang," menggambarkan tekad Republik Islam Iran untuk terus mempengaruhi arah konflik di kawasan yang sempit.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Siap Melancarkan Serangan Besar-besaran ke Israel dengan Rudal Kelas Berat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!