Pramono Usulkan Konser BTS di JIS, Respon ARMY Beragam
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengusulkan agar konser grup K-pop BTS diadakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada akhir Desember 2026.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Usulan ini disampaikan saat Pramono hadir dalam acara peletakan batu pertama jembatan penyeberangan yang menghubungkan Ancol dengan JIS.
Pramono Anung menekankan pentingnya mempersiapkan JIS untuk acara besar seperti konser BTS. "Saya tadi minta secara khusus kepada Direktur Utama JIS untuk bisa mengejar BTS tanggal 26-27 Desember yang akan main di Jakarta," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa akses transportasi menuju JIS kini telah ditingkatkan, termasuk melalui layanan KRL Commuter Line dan Transjakarta. "Kalau bisa main di JIS itu akan sangat baik sekali. Dari segi transportasi pasti sudah tidak seperti dulu," jelasnya.
Pramono meyakini bahwa Stadion JIS kini lebih nyaman dan mudah diakses dibandingkan sebelumnya. "Tempat parkirnya luas, bisa memanfaatkan area Ancol," tambahnya.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Usulan Pramono mengenai JIS sebagai lokasi konser BTS tidak luput dari perhatian para penggemar, atau yang lebih dikenal sebagai ARMY. Respons ARMY sangat bervariasi, dengan banyak yang menyampaikan kekhawatiran mengenai kenyamanan dan akses transportasi menuju venue.
Salah satu penggemar menyampaikan, "Menurutku sih lebih suka GBK, soalnya Bangtan pasti pakai kembang api yang super heboh. Kalau dilihat dari atas, euforianya kelihatan lebih megah." Hal ini menunjukkan preferensi penggemar terhadap Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dibandingkan JIS.
Kekhawatiran lain datang terkait cuaca, terutama mengingat bahwa konser dijadwalkan pada akhir tahun yang biasanya disertai musim hujan. Seorang penggemar mencerminkan hal ini dengan menyatakan, "takut konseran sambil hujan."
Beberapa ARMY juga menyoroti tantangan akses transportasi yang ada di sekitar JIS. Salah satu penggemar mengungkapkan bahwa meskipun JIS memiliki beberapa keunggulan, akses menuju lokasi masih menjadi permasalahan.
"JIS bagus sih, tapi akses transportasinya itu loh. Sudah susah dapat ojek online, harganya mahal, kena macet pula," tulis penggemar tersebut, menyoroti kesulitan yang mereka hadapi dalam mencapai stadion.
Penggemar lainnya berharap dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas menuju JIS agar konser dapat berlangsung dengan lancar. "Aku bakal dukung banget di JIS kalau aksesnya benar-benar didukung pemerintah," tulisnya.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: