Film Horor "Songko" Siap Hantui Layar Lebar Indonesia dengan Teror Legenda Minahasa
Rumah produksi Dunia Mencekam Film baru saja meluncurkan trailer untuk film horor terbarunya yang berjudul "Songko". Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 23 April 2026 dan mengambil inspirasi dari legenda yang berasal dari Tomohon, Sulawesi Utara.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Dalam trailer berdurasi kurang dari dua menit, penonton disuguhkan ketegangan yang melanda warga desa seiring dengan misteri kematian para perempuan muda dan teror dari makhluk bernama Songko yang tempatnya kian meresahkan.
Trailer "Songko" menggambarkan suasana desa yang tenang yang tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Warga mulai dihadapkan pada penemuan perempuan-perempuan muda yang tewas dengan cara mengenaskan, menimbulkan rasa ketakutan yang merayap di antara mereka.
Makhluk yang dianggap bernama Songko menjadi fokus utama, seperti yang terlihat dalam berbagai adegan menegangkan. Penonton dapat menyaksikan bagaimana ketakutan mampu mengubah desa damai menjadi tempat penuh curiga dan tuduh menuduh.
Konflik antar keluarga juga menjadi elemen penting yang diangkat dalam trailer. Ketegangan yang muncul dari ketidakpastian menyoroti bagaimana ketakutan dapat menjadi senjata pemecah belah komunitas.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Film ini disutradarai oleh Gerald Mamahit, yang sebelumnya dikenal sebagai penulis skenario sukses. Debutnya di layar lebar menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan atmosfer ketegangan yang kuat.
Dibintangi oleh Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak, film ini mengangkat tema yang dalam dan kompleks. Annette Edoarda menyatakan, 'Lokasi di Tomohon dengan cerita legenda yang kuat membuat suasananya terasa sangat hidup.'
Imelda Therinne menambahkan, 'Yang membuat cerita ini menarik adalah bagaimana rasa takut bisa membuat orang saling mencurigai dan saling menyalahkan,' menegaskan bahwa film ini tidak hanya mengandalkan sosok menakutkan tetapi juga dinamika sosial di antara karakternya.
Film "Songko" diilhami oleh legenda yang sudah mengakar dalam budaya masyarakat Minahasa. Berlatar belakang tahun 1986, cerita ini menyoroti teror yang melanda sebuah desa di Tomohon setelah sejumlah perempuan muda ditemukan tewas secara misterius.
Warga desa mulai percaya bahwa peristiwa malang ini terkait dengan makhluk bernama Songko, yang konon mengincar darah perempuan muda untuk memperoleh kekekalan. Ketakutan yang perlahan berkembang menjadi kepanikan semakin menambah suasana mencekam.
Konflik dan tuduhan antarwarga semakin mendalam, menciptakan teror yang tidak hanya mengincar korban tetapi juga mengguncang masyarakat desa yang terjerat dalam kekacauan.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: