Sammy Azdoufal, seorang ahli strategi AI, baru-baru ini menemukan celah keamanan yang mengkhawatirkan pada robot vakum DJI, yang berpotensi memberi akses tidak sah ke sekitar 7.000 perangkat di seluruh dunia.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Temuan ini terungkap ketika Azdoufal mencoba mengendalikan robot vakumnya dengan stik PS5, yang memperlihatkan kerentanan serius dalam privasi pengguna.
Pengungkapan Akses Tidak Sah
Melalui alat sederhana yang dirancangnya, Sammy Azdoufal dapat mengakses data dari robot vakum DJI di seluruh dunia hanya dengan menggunakan 14 digit nomor seri. Ia berhasil melacak status baterai dan membuat denah ruangan milik pengguna di berbagai negara.
Lebih lanjut, Azdoufal bisa mengawasi melalui siaran langsung dari kamera dan mendengarkan suara melalui mikrofon yang terpasang di robot vakum. Hasil ini menunjukkan bahwa data pengguna seharusnya dilindungi lebih baik dibandingkan saat ini.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Tanggapan DJI Atas Penemuan
DJI menanggapi temuan ini dengan cepat, melakukan penambalan atas kebocoran yang ditemukan. Mereka mengklaim telah menyadari adanya masalah ini sejak akhir Januari dan telah menerapkan perbaikan.
Namun, situasi menjadi aneh setelah Azdoufal dan tim The Verge mendemonstrasikan celah tersebut yang masih dapat dieksploitasi pada 10 Februari 2026, menunjukkan bahwa upaya perbaikan ternyata kurang efektif dalam menjamin privasi pengguna.
Dampak Jangka Panjang pada Privasi Pengguna
Kasus ini kembali menyoroti masalah yang serius mengenai privasi pengguna perangkat rumah pintar. Robot penyedot debu lainnya sebelumnya juga pernah disorot ketika peretas mengambil alih kontrol perangkat untuk tujuan yang tidak pantas.
Sammy Azdoufal pun menyatakan kritiknya dengan mengatakan, 'Sangat aneh rasanya ada mikrofon di sebuah alat penyedot debu,' mendorong konsumen untuk lebih waspada terhadap fitur yang ada dalam perangkat mereka.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: