Aplikasi Tokopedia dilaporkan akan digantikan oleh TikTok Shop yang akan beroperasi sebagai entitas terpisah. Rencana ini diinformasikan oleh berbagai narasumber dari dalam perusahaan.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Informasi ini juga diperkuat dengan laporan dari akun Instagram @ecommurz, yang menyebutkan bahwa penutupan Tokopedia telah dikonfirmasi oleh beberapa pihak yang mengetahui isu tersebut.
Konfirmasi Penutupan Tokopedia
Akun Instagram @ecommurz melaporkan bahwa Tokopedia akan ditutup berdasarkan informasi dari empat narasumber. Konfirmasi terkait isu ini juga diberikan oleh sumber dari CNBC Indonesia.
Juru bicara TikTok menjelaskan, 'Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan.'
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Perubahan Manajemen
Kabar mengenai penutupan Tokopedia muncul setelah perubahan kepemimpinan, di mana Melissa Siska Juminto digantikan dari posisi CEO menjadi komisaris. Pertukaran ini menandakan adanya perubahan signifikan dalam struktur manajemen.
GoTo sebelumnya menjual 75 persen saham Tokopedia kepada ByteDance, induk dari TikTok, di awal Januari 2024, yang semakin memperkuat rencana pengalihan ini.
Dampak bagi Pelaku Usaha
Sebagai bagian dari strategi pemasaran TikTok, terdapat kebijakan subsidi iklan hingga 30 persen bagi pedagang asal China yang berjualan di TikTok Shop. Sementara itu, pedagang lokal Indonesia tidak mendapatkan insentif serupa.
Menurut laporan Sensor Tower, Tokopedia saat ini adalah aplikasi ritel ketiga terbesar berdasarkan jumlah unduhan di Indonesia, sementara TikTok menduduki urutan pertama dengan jumlah unduhan terbanyak.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: