Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 14:25 WIB

Perkembangan dan Sejarah Mobil Listrik di Indonesia

Author

Perkembangan dan Sejarah Mobil Listrik di Indonesia

Mobil listrik atau kendaraan listrik (EV) semakin mendapatkan perhatian di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Meskipun demikian, inovasi ini memiliki sejarah panjang yang dimulai lebih dari satu abad lalu.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Sejarah mobil listrik menunjukkan perjalanan yang menarik melalui waktu, dengan perkembangan teknologi yang berulang kali mengubah pandangan masyarakat terhadap kendaraan ini. Artikel ini akan mengulas sejarah awal, penurunan popularitas, serta kebangkitan mobil listrik di era modern.

Sejarah Awal Mobil Listrik

Mobil listrik pertama kali diperkenalkan pada tahun 1832 oleh Robert Anderson, seorang insinyur asal Skotlandia. Kendaraan ini menggunakan baterai non-rechargeable dan belum sepenuhnya praktis untuk penggunaan luas.

Pada tahun 1840-an, perkembangan teknologi baterai dan motor listrik mulai terlihat, sehingga memungkinkan kendaraan listrik semakin berkembang. Namun, pada saat yang sama, kendaraan berbahan bakar fosil seperti mobil bertenaga uap dan gas mendominasi.

Popularitas kendaraan listrik mulai meningkat pada akhir abad ke-19 dengan Thomas Parker yang memproduksi mobil listrik pertama di London. Di Amerika Serikat, mobil listrik pernah mencapai puncak penjualannya dengan menyuplai sekitar 38% dari total kendaraan pada tahun 1900.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Penurunan Popularitas dan Kebangkitan Kembali

Perang Dunia I dan metode produksi massal yang diperkenalkan oleh Henry Ford untuk mobil berbahan bakar minyak menyebabkan penurunan pangsa pasar kendaraan listrik. Ketergantungan pada bahan bakar fosil menimbulkan berbagai isu lingkungan di paruh kedua abad ke-20.

Sejak tahun 1970-an, beragam penelitian dan pengembangan teknologi mulai kembali memfokuskan perhatian pada kendaraan listrik. Isu pencemaran dan kebutuhan sumber energi berkelanjutan menjadi faktor penting dalam kebangkitan mobil listrik.

Kemajuan teknologi baterai serta pengembangan infrastruktur pengisian turut mendorong sejumlah perusahaan otomotif untuk kembali berinvestasi dalam pengembangan mobil listrik di awal abad ke-21.

Mobil Listrik di Era Modern

Memasuki abad ke-21, mobil listrik semakin menjadi fokus utama dalam industri otomotif global. Model-model baru dari berbagai produsen terkenal, termasuk Tesla, menunjukkan keunggulan performa dan efisiensi energi.

Kebijakan pemerintah terkait energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon turut menstimulasi perkembangan mobil listrik. Pemerintah di seluruh dunia, termasuk Indonesia, kini mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sebagai respons terhadap krisis iklim.

Perkembangan teknologi baterai lithium-ion dan stasiun pengisian kendaraan listrik semakin mendukung popularitas kendaraan ini. Menurut laporan industri, penjualan mobil listrik diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU