Senin, 30 MARET 2026 • 23:37 WIB

Tragedi di Lebanon: Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian

Author

Tragedi di Lebanon: Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian

Seorang prajurit TNI, Farizal Rhomadhon, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan. Tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengonfirmasi bahwa jenazah prajurit yang gugur saat ini sedang disemayamkan di East Sector Headquarters sambil menunggu proses pemulangan ke Tanah Air.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi dari Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, Praka Farizal termasuk dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dan bertugas di Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL.

Dia gugur akibat serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar pada hari Minggu, 29 Maret 2026.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi

Dalam penyerangan ini, tiga prajurit lainnya juga terluka, yaitu Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan. Semua prajurit yang terluka telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Status Pasien yang Terluka

Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menegaskan bahwa kondisi ketiga prajurit yang terluka berbeda-beda. Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, sementara Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.

Saat ini, Praka Rico sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George di Beirut setelah dievakuasi menggunakan helikopter. Di sisi lain, Praka Bayu dan Praka Arif dirawat di Rumah Sakit Level I UNIFIL.

Respon Pemerintah dan Tindakan Selanjutnya

Kementerian Pertahanan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut tengah berkolaborasi dalam proses pemulangan jenazah Praka Farizal. Mayjen Aulia memastikan bahwa semua prosedur administrasi untuk pemulangan jenazah tengah dilakukan dengan cepat.

Keberadaan kontingen TNI di Lebanon dalam misi UNIFIL menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian internasional. Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan risiko dan tantangan yang dihadapi oleh prajurit TNI di lapangan.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU