Senin, 02 MARET 2026 • 10:50 WIB

Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz: Beberapa Kapal Diserang, Satu Tenggelam

Author

Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz: Beberapa Kapal Diserang, Satu Tenggelam

Konflik di Selat Hormuz semakin memanas setelah serangan terhadap tiga kapal pada hari Minggu (1/3/2026). Insiden ini menandai eskalasi ketegangan antara Iran dan aliansi AS-Israel yang terus berlangsung.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Satu kapal dilaporkan terkena proyektil di lepas pantai Oman, sementara satu tanker lainnya tenggelam akibat tembakan otoritas Iran. Situasi ini menandakan ketidakstabilan yang meningkat di kawasan tersebut.

Serangan Terhadap Kapal di Selat Hormuz

Menurut laporan dari United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), satu kapal terkena proyektil tak dikenal di lepas pantai Oman. "Meskipun ruang mesin awalnya dilaporkan terbakar, kini dilaporkan bahwa api telah terkendali," ungkap UKMTO, yang dikutip oleh kantor berita AFP.

Dua kapal lainnya juga terdampak, salah satunya dilaporkan terkena proyektil lain yang memicu kebakaran. Namun, api tersebut dapat dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

UKMTO menegaskan bahwa semua awak kapal dalam keadaan selamat, dengan pernyataan bahwa "semua awak kapal aman dan sehat." Penegasan ini memberikan sedikit kepastian di tengah ketegangan yang terjadi.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Kapal Tanker Tenggelam di Selat Hormuz

Sementara itu, siaran dari stasiun televisi Pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah kapal tanker minyak tenggelam setelah ditembak saat melintasi Selat Hormuz. Pernyataan tersebut menyebutkan, "Nasib kapal tanker minyak yang melanggar aturan dan ditembak saat mencoba melewati Selat Hormuz secara ilegal adalah, kapal tersebut sekarang tenggelam."

Kerugian ini semakin menambah kompleksitas situasi di Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis untuk transportasi energi global.

Gambar asap hitam tebal yang mengepul dari kapal tanker yang terbakar pun ditampilkan di televisi, menggambarkan betapa seriusnya dampak dari ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut.

Signifikansi Selat Hormuz dalam Perdagangan Energi

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, dengan sekitar seperempat pasokan minyak global dan seperlima gas alam cair melewati daerah tersebut.

Hari sebelumnya, Garda Revolusi Iran mengumumkan penutupan jalur pelayaran dan memperingatkan akan ketidakamanan kawasan karena serangan udara yang dilakukan oleh AS dan Israel.

Ketegangan yang meningkat di kawasan ini menunjukkan betapa pentingnya stabilitas di Selat Hormuz untuk perdagangan global serta keamanan energi. Setiap insiden di selat ini dapat berdampak signifikan pada pasar energi dunia.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU