Fungal acne semakin menarik perhatian, terutama di kalangan penggemar perawatan kulit. Jika Anda mengalami jerawat namun merasa ada yang berbeda, bisa jadi ini adalah tanda dari kondisi tersebut.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Penting untuk mengenali ciri-ciri fungal acne untuk menghindari perawatan yang justru dapat memperburuk keadaan. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai kondisi ini.
Apa Itu Fungal Acne?
Fungal acne disebabkan oleh pertumbuhan jamur malassezia di dalam pori-pori kulit. Kondisi ini sering muncul saat ada kelebihan minyak pada kulit, yang menjadi tempat ideal bagi jamur berkembang.
Ciri-ciri utama fungal acne meliputi kemerahan, benjolan kecil mirip jerawat, dan umumnya terlihat di area lembap seperti dahi dan rahang. Berbeda dari jerawat biasa, kondisi ini tidak menunjukkan tanda-tanda komedo.
Kondisi ini lebih umum terjadi pada kulit berminyak dan dapat semakin parah jika menggunakan produk berbasis minyak. Oleh karena itu, mengetahui ciri-cirinya sangat penting.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan
Ciri-Ciri Fungal Acne
Salah satu tanda utama dari fungal acne adalah rasa gatal pada area yang terinfeksi. Kemerahan yang muncul sering kali lebih jelas, dan benjolan tidak memiliki kepala putih yang umumnya terlihat pada jerawat biasa.
Fungal acne biasanya muncul di beberapa area secara bersamaan, berbeda dengan jerawat yang cenderung muncul satu per satu. Kondisi ini sering kali dipicu oleh stres, cuaca panas, atau penggunaan produk yang tidak tepat.
Jika melihat gejala peradangan berulang pada wajah, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk diagnosis yang tepat dan pengobatan yang sesuai.
Perawatan yang Dihindari
Ketika merawat fungal acne, sangat penting untuk menghindari produk skincare yang mengandung bahan berbasis minyak. Bahan seperti minyak kelapa atau produk komedogenik lainnya dapat memperburuk kondisi tersebut.
Penggunaan skrub wajah atau toner dengan kandungan alkohol juga harus dihindari karena dapat mengiritasi kulit dan meningkatkan peradangan. Sebaiknya pilih produk yang ringan dan non-comedogenic.
Produk dengan kandungan sulfur atau salicylic acid diakui lebih efektif dalam mengobati fungal acne, tetapi perlu diperhatikan agar tidak menggunakan bahan yang dapat menyumbat pori-pori.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: