Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 20:24 WIB

Palestina Mulai Langkah Baru dengan Kantor Penghubung untuk Board of Peace

Author

Palestina Mulai Langkah Baru dengan Kantor Penghubung untuk Board of Peace

Otoritas Palestina (PA) baru saja mengumumkan pembentukan kantor penghubung yang bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi dengan Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS, Donald Trump.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Kantor ini dipimpin oleh Perdana Menteri Palestina, Mohammad Mustafa, sebagai upaya untuk membangun kerjasama menuju perdamaian di kawasan.

Pengumuman Pembentukan Kantor Penghubung

Wakil Presiden Palestina, Hussein Al Sheikh, menyampaikan pembentukan kantor ini melalui surat kepada Nickolay Mladenov, perwakilan BoP untuk Gaza, pada Sabtu (21/2).

Dalam surat tersebut, Al Sheikh menegaskan, "Dengan ini kami secara resmi memberitahukan kepada Anda bahwa Otoritas Palestina telah membentuk Kantor Penghubung di bawah kepemimpinan Yang Mulia Dr Mohammad Mustafa, Perdana Menteri Palestina."

Langkah ini mencerminkan keseriusan Otoritas Palestina dalam menciptakan saluran komunikasi yang lebih baik dengan BoP, bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama terkait situasi di Jalur Gaza.

Komitmen untuk Rencana Damai

Al Sheikh menekankan bahwa pembentukan kantor ini sesuai dengan komitmen PA untuk melaksanakan 20 poin dari Rencana Damai yang diusulkan oleh Presiden Trump.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi

Langkah ini bertujuan memberikan harapan bagi rakyat Palestina dalam mewujudkan negara merdeka yang diakui dunia, sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

"Ini adalah langkah-langkah transisi nyata yang akan berkontribusi untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina, serta menyediakan layanan keamanan dan pemerintahan," ungkap Al Sheikh menambahkan.

Dukungan untuk Stabilitas di Gaza

Al Sheikh menekankan pentingnya langkah-langkah ini dalam menciptakan stabilitas baik di Gaza maupun Tepi Barat.

Ia menyatakan, tindakan ini harus dilakukan tanpa menciptakan dualitas pemerintahan yang dapat membingungkan rakyat di kedua wilayah.

"Seluruh komunikasi yang dilakukan dengan perwakilan BoP telah berlangsung dalam kerangka mendukung jalur politik pimpinan Trump," tambahnya.

Al Sheikh percaya bahwa langkah ini akan meningkatkan efektivitas pemerintahan dan keamanan untuk rakyat Palestina.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU