Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:08 WIB

Tragedi 72 Harimau di Thailand: Kematian Mendadak yang Mengejutkan

Author

Tragedi 72 Harimau di Thailand: Kematian Mendadak yang Mengejutkan

Otoritas Thailand tengah menyelidiki kematian mendadak 72 harimau di Tiger Kingdom, Chiang Mai. Kejadian tragis ini terjadi dalam waktu kurang dari dua minggu dan dipicu oleh virus distemper anjing.

Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Direktur Departemen Peternakan Nasional Thailand, Somchuan Ratanamungklanon, mengungkapkan bahwa pengelola terlambat menyadari masalah kesehatan yang melanda harimau-harimau tersebut.

Penyebab dan Proses Penyelidikan

Dalam upaya menyelidiki kasus ini, dinas peternakan setempat mengambil sampel dari harimau-harimau yang meninggal. Hasil tes menunjukkan adanya virus distemper anjing, tetapi asal mula wabah ini belum bisa dijelaskan.

Somchuan menegaskan, 'Saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat.' Pernyataan ini menunjukkan bahwa pengelola menghadapi kesulitan serius dalam memantau kesehatan hewan-hewan tersebut.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Dampak Virus Distemper Anjing

Virus distemper anjing dikenal sebagai penyakit menular serius yang menyerang sistem pernapasan, pencernaan, dan saraf. Meskipun virus ini lebih umum ditemukan pada anjing, kucing besar juga dapat terinfeksi, dan seringkali berakibat fatal.

Kantor peternakan provinsi melaporkan adanya infeksi parvovirus kucing yang terdeteksi pada harimau-harimau tersebut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji keterkaitan antara virus yang ditemukan dengan penyebab kematian.

Langkah Pencegahan dan Reaksi Masyarakat

Sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit, semua bangkai harimau telah dikremasi dan diakumulasi di lokasi pemakaman yang ditentukan. Seluruh staf di Tiger Kingdom juga dimonitor selama 21 hari, dengan tidak adanya laporan penyakit di antara mereka.

Organisasi hak hewan mengecam dan menyoroti tantangan dalam menjaga kesehatan hewan yang ditahan untuk tujuan komersial dan hiburan. Peta Asia menyatakan, 'Tragedi seperti ini kemungkinan besar tidak akan terjadi jika wisatawan menjauhi tempat-tempat wisata tersebut.'

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU