Pelatih Timnas Curacao, Dick Advocaat, mengejutkan banyak pihak dengan pengumuman pengunduran dirinya yang terjadi kurang dari empat bulan sebelum Piala Dunia 2026.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Keputusan ini diungkapkan pada Senin, 23 Februari 2026, dan diambil untuk alasan pribadi terkait kesehatan putrinya.
Pernyataan Resmi Pengunduran Diri
Pengunduran diri Advocaat diumumkan secara resmi oleh timnas, menandakan akhir masa kepemimpinannya yang dimulai sejak Januari 2024.
"Saya selalu katakan bahwa urusan keluarga lebih utama dari sepakbola," ujarnya dalam wawancara dengan The Guardian, menegaskan komitmen keluarganya.
Pernyataan ini menyiratkan betapa dalam arti bagi Advocaat bahwa pengorbanan keluarga di atas karier profesinya tetap menjadi prioritas.
Sementara itu, dukungan para pemain dan staf terhadap keputusan tersebut menunjukkan rasa hormat yang tinggi bagi pelatih yang telah banyak berkontribusi.
Prestasi Advocaat Bersama Curacao
Advocaat, dengan lebih dari 40 tahun pengalaman dalam dunia kepelatihan, telah mencatatkan sejarah baru bagi Timnas Curacao.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Di bawah asuhannya, Curacao berhasil lolos ke Piala Dunia meskipun hanya memiliki populasi sekitar 150 ribu jiwa.
Dalam kualifikasi ronde ketiga Grup G zona Concacaf, timnya meraih posisi puncak grup dengan 12 poin dari enam pertandingan, menunjukkan kualitas mereka di panggung internasional.
Prestasi ini menjadi simbol keberhasilan bagi negara kecil dalam kompetisi bergengsi, dan Advocaat dianggap sebagai sosok kunci dalam pencapaian tersebut.
Pengganti dan Harapan Masa Depan
Fred Rutten, yang kini menjabat sebagai pelatih baru, dikenal memiliki rekam jejak yang baik, termasuk pengalaman sebagai mantan pelatih PSV Eindhoven.
Tanggung jawab besar kini berada di pundaknya untuk meneruskan warisan yang ditinggalkan Advocaat dan mempertahankan momentum Timnas Curacao.
Dengan persiapan yang matang, harapannya adalah skuad dapat bersaing di tingkat dunia pada Piala Dunia mendatang, terutama dengan dukungan penuh dari penggemar dan tim.
Rutten diharapkan dapat meramu strategi yang efektif dan mempersiapkan para pemain dengan baik untuk menghadapi segala tantangan yang ada.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: