Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 11:13 WIB

Ahmad Sahroni Resmi Kembali Pimpin Komisi III DPR RI

Author

Ahmad Sahroni Resmi Kembali Pimpin Komisi III DPR RI

Ahmad Sahroni telah resmi dilantik kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, setelah melalui rapat pleno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Pelantikan ini merupakan hasil dari pengunduran diri Rusdi Masse, yang memilih untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia.

Pelantikan Ahmad Sahroni

Rapat pleno pelantikan Pimpinan Komisi III DPR RI dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa Ahmad Sahroni menggantikan posisi Rusdi Masse.

Keputusan ini disetujui secara aklamasi oleh seluruh anggota Komisi III, yang ditandai dengan ketukan palu sebagai tanda resmi.

Setelah penetapan, Sahroni mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diterimanya. Ia juga mengenang masa lalu yang membawanya ke sidang MKD DPR RI terkait dugaan pelanggaran kode etik.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Konteks Pergantian Pimpinan

Sahroni sebelumnya menjabat di posisi ini hingga Agustus 2025, sebelum dicopot akibat pernyataan kontroversial yang memicu aksi demonstrasi dari masyarakat. Kritikan keras tersebut membuatnya mengambil langkah mundur dari posisi yang dipegang.

Setelah pengunduran Rusdi Masse, posisi yang ditinggalkan membuka kembali kesempatan bagi Sahroni untuk kembali menjabat. Ia melihat kesempatan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri.

Sahroni berharap pengalaman pahit di masa lalu dapat membantunya menjadi pribadi yang lebih baik ketika melaksanakan tugas barunya di Komisi III.

Reaksi dan Respons

Sahroni dalam sambutannya tak lupa mengingat momen-momen sulit yang pernah dialaminya. 'Di sini ada MKD yang telah menyidangkan saya, semoga saya menjadi lebih baik ke depannya,' ungkapnya, saat mengingat proses sidangnya.

Kembali menjabat sebagai pemimpin di Komisi III adalah tantangan baru baginya. Ia bertekad untuk lebih bijaksana dalam setiap kata dan tindakan yang diambil.

Komisi III dikenal dengan tanggung jawabnya dalam menangani isu-isu penting seperti hukum, pertahanan, dan keamanan, sehingga kepemimpinan yang kuat sangat diperlukan untuk mendorong kinerja yang baik di lembaga legislatif.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU