Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 17:50 WIB

Penetapan 1 Ramadan 2026 di Singapura: Tanggal dan Persiapan Awal

Author

Penetapan 1 Ramadan 2026 di Singapura: Tanggal dan Persiapan Awal

Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) telah memutuskan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis

Keputusan ini diambil berdasarkan perhitungan astronomi yang menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat pada 17 Februari.

Dasar Penetapan Awal Ramadan

MUIS menekankan bahwa penetapan awal Ramadan ini sangat bergantung pada pengamatan hilal, yang merupakan tradisi dalam penentuan awal bulan hijriah.

Laporan dari Islamic Information mengindikasikan bahwa saat pengamatan pada tanggal 17 Februari, hilal tidak terlihat, sehingga penetapan jatuh pada 19 Februari.

Kondisi cuaca dan posisi bulan juga menjadi faktor penting dalam perhitungan ini, memastikan keakuratan penetapan waktu ibadah.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Jadwal Imsakiyah untuk Bulan Suci

MUIS telah merilis jadwal Imsakiyah yang penting bagi umat Islam selama bulan Ramadan, agar mereka dapat merencanakan ibadah dengan tepat.

Dalam pengumuman di media sosial, waktu imsak ditentukan pada pukul 5.48 pagi, sementara Salat Subuh dijadwalkan pada pukul 5.58 pagi.

Wise untuk mengecek detail jadwal lainnya yang mencakup waktu-waktu salat lainnya agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih teratur.

Salat Tarawih Pertama

Malam sebelum Ramadan tiba, tepatnya pada 18 Februari, umat Islam di Singapura akan melakukan salat tarawih pertama.

Salat ini menjadi momen penting bagi umat untuk mempersiapkan diri menjelang bulan suci.

Kegiatan ini diharapkan membantu komunitas dalam beradaptasi dan mendapatkan berkah dari Ramadan yang akan datang.

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU