Imlek atau Tahun Baru Cina adalah saat yang dinantikan dengan berbagai tradisi, termasuk sajian kuliner yang khas. Setiap hidangan bukan hanya sekadar pemuas selera, tetapi juga sarat makna filosofis yang mendalam.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Berbagai makanan yang disajikan selama Imlek memiliki simbolisme yang menggambarkan harapan akan keberuntungan dan kemakmuran. Mari kita lihat beberapa hidangan wajib yang tidak boleh terlewatkan saat perayaan ini.
Rebanas atau Kue Keranjang
Rebanas, yang juga dikenal sebagai kue keranjang, adalah makanan yang selalu ada saat Imlek. Kue ini terbuat dari ketan yang dipadatkan dan menjadi simbol kesatuan serta harapan akan keberuntungan.
Filosofi di balik kue keranjang ini mencerminkan keinginan untuk memperoleh kemakmuran serta kekayaan yang bertahan sepanjang tahun. Semakin tinggi lapisan kue tersebut, semakin besar pula harapan untuk mencapai kesuksesan di masa mendatang.
Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia
Ikan Utuh
Ikan utuh menjadi salah satu hidangan yang pada dasarnya melambangkan surplus dan kelimpahan. Dalam bahasa Mandarin, kata untuk ikan 'yu' memiliki bunyi yang mirip dengan kata untuk 'kelimpahan', menjadikannya makanan yang penting disajikan di meja makan keluarga.
Ikan biasanya dihidangkan dalam kondisi utuh, lengkap dengan kepala dan ekor, yang melambangkan awal dan akhir yang baik. Menghabiskan ikan di malam Imlek dipercaya bisa mendatangkan nasib baik pada tahun yang baru.
Dumpling atau Jiaozi
Dumpling, atau jiaozi, merupakan makanan khas lainnya yang tidak ketinggalan saat perayaan Imlek. Bentuk dumpling yang mirip dengan koin melambangkan harapan akan kekayaan dan kesejahteraan di tahun yang baru.
Tradisi keluarga dalam membuat dan menyantap dumpling bersama merupakan momen berbagi berkat dan kedekatan. Aktivitas memasak ini juga membawa kehangatan serta kebersamaan dalam keluarga saat merayakan Imlek.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: