Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 20:16 WIB

Dukungan Istana untuk Penyelidikan Pangeran Andrew Terhadap Kasus Epstein

Author

Dukungan Istana untuk Penyelidikan Pangeran Andrew Terhadap Kasus Epstein

Istana Kerajaan Inggris siap membantu kepolisian dalam penyelidikan terkait Pangeran Andrew dan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seks terkenal. Penyelidikan ini berfokus pada tuduhan bahwa Andrew membagikan dokumen rahasia saat menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Raja Charles III juga menunjukkan keprihatinan terhadap situasi yang dihadapi oleh adiknya dan menegaskan pentingnya kolaborasi dengan kepolisian dalam hal ini. Andrew dituntut untuk bertanggung jawab terhadap tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Pernyataan Istana Buckingham

Istana Buckingham memberikan pernyataan resmi yang mengungkapkan keprihatinan mendalam Raja Charles III atas tuduhan yang membelit Pangeran Andrew. Dalam pernyataan tersebut, istana menegaskan bahwa tanggung jawab untuk menanggapi tuduhan berada di tangan Andrew sendiri.

Istana juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian jika diperlukan, menunjukkan niatnya untuk transparansi dalam proses penyelidikan ini.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Detail Penyelidikan

Kepolisian Thames Valley telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki dugaan keterlibatan Andrew dalam membagikan dokumen rahasia kepada Epstein. Penyelidikan ini merupakan bagian dari rangkaian tuduhan baru yang muncul setelah pengumuman dokumen oleh Departemen Kehakiman AS.

Dokumen tersebut dirilis pada akhir Januari dan memperkuat bukti yang ada terkait hubungan Andrew dengan Epstein. Hal ini pun memicu reaksi dari publik dan media, yang terus mengikuti perkembangan kasus ini.

Latar Belakang Kontroversi

Pangeran Andrew, yang kini berusia 65 tahun, telah menghadapi sorotan publik yang signifikan sejak hubungannya dengan Epstein terungkap. Skandal ini mengakibatkan pengunduran dirinya dari tugas kerajaan dan pelepasan gelar kerajaannya, menimbulkan pertanyaan besar mengenai integritas anggota keluarga kerajaan.

Selanjutnya, Andrew juga menyelesaikan gugatan perdata dengan Virginia Giuffre, seorang wanita yang menuduhnya berhubungan seksual saat berusia 17 tahun. Meskipun Andrew terus membantah semua tuduhan, tekanan publik tetap meningkat, menciptakan atmosfer yang menantang bagi citra kerajaan.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU