Kementerian Kehutanan mengambil langkah tegas dengan mencabut izin Lembaga Konservasi Yayasan Margasatwa Tamansari yang mengelola Bandung Zoo. Keputusan ini diambil demi memastikan perlindungan satwa yang ada di dalam kebun binatang tersebut.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Bersamaan dengan pencabutan izin, Pemerintah Kota Bandung juga melakukan pengamanan aset untuk memastikan satwa tidak terjebak dalam konflik administratif yang terjadi.
Pencabutan Izin dan Penegasan Kesejahteraan Satwa
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Satyawan Pudiyatmoko, menegaskan bahwa langkah pencabutan izin ini merupakan upaya penyelamatan satwa. "Negara tidak boleh membiarkan satwa menjadi korban dari persoalan administratif," ujarnya.
Pencabutan izin ini diharapkan dapat menjamin jika satwa di Bandung Zoo terlindungi dan tidak terabaikan. Satyawan menekankan bahwa kehadiran negara sangat penting dalam menjaga kesejahteraan satwa.
Keputusan ini juga memastikan bahwa pengelolaan teknis terhadap satwa tetap berjalan selama masa transisi. "Kementerian Kehutanan akan bertanggung jawab penuh terhadap perawatan dan penyelamatan seluruh satwa di Kebun Binatang Bandung dalam jangka waktu maksimal tiga bulan ke depan," tambahnya.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Pengawasan Selama Masa Transisi
Kementerian Kehutanan menekankan pentingnya pengawasan ketat selama masa transisi di Bandung Zoo. Hal ini termasuk memastikan kebutuhan pakan dan kesehatan satwa tetap terpenuhi.
Satyawan menjelaskan bahwa departemen akan memberikan perhatian intensif untuk memastikan proses pengosongan manajemen lama berjalan dengan baik. "Hingga ditemukan mitra pengelola baru yang lebih kompeten dan memenuhi standar internasional," jelasnya.
Selama masa transisi, pengelolaan teknis akan berada di bawah pengawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Kementerian menjamin kesejahteraan satwa tetap terjaga meskipun ada persoalan administratif di tingkat daerah.
Kepentingan Konservasi di Atas Segala Hal
Satyawan menegaskan bahwa Bandung Zoo lebih dari sekadar tempat wisata; ini adalah aset konservasi yang sangat berharga bagi masyarakat Jawa Barat. "Satwa yang ada di dalamnya adalah amanah yang harus kita jaga bersama," ujarnya.
Kementerian Kehutanan menyatakan bahwa meskipun ada sengketa kepemilikan lahan, perlindungan satwa harus tetap berjalan. Ini adalah bukti bahwa kesejahteraan satwa prioritas dalam kebijakan kementerian.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendukung langkah kementerian dan menekankan, "Satwa tidak boleh menjadi korban konflik administratif atau kelembagaan." Dia berkomitmen untuk memastikan perlindungan satwa dengan pengawasan yang ketat.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: