Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah resmi mengundang Presiden Prabowo Subianto dan seluruh menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk menghadiri Puncak Peringatan Harlah ke-100 NU.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Acara ini akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu, 31 Januari 2026.
Persiapan Meriah untuk Harlah ke-100 NU
Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf, memastikan bahwa undangan telah disebarkan kepada Presiden dan semua anggota kabinet.
Dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Yahya mengungkapkan, 'Kami sudah mengirim undangan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, juga kepada seluruh menteri kabinet dan pimpinan-pimpinan badan serta lembaga'.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis
Partisipasi dan Harapan Kehadiran
Yahya menambahkan bahwa mereka telah mendapatkan konfirmasi kehadiran dari semua undangan yang disebarkan.
Dia juga menyatakan, 'Alhamdulillah persiapan sudah lengkap,' dan menekankan bahwa seluruh jajaran PBNU serta pimpinan dari berbagai lembaga terkait diharapkan untuk hadir.
Tema Besar di Balik Harlah ke-100
Acara Harlah ke-100 NU mengusung tema 'Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia', yang mencerminkan komitmen NU dalam memperjuangkan peradaban yang lebih baik.
Yahya menjelaskan, 'Bahwa, visi proklamasi ini adalah visi untuk peradaban dunia. Bukan hanya untuk kepentingan bangsa Indonesia sendiri, untuk kepentingan rakyat Indonesia sendiri, tetapi untuk seluruh umat manusia.'
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: