Jumat, 30 JANUARI 2026 • 11:28 WIB

Pembaruan Menu Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan untuk Siswa Berpuasa

Author

Pembaruan Menu Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan untuk Siswa Berpuasa

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan perubahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa yang menjalankan puasa selama bulan Ramadan. Menu ini akan menyediakan makanan kering yang dapat dibawa pulang untuk berbuka puasa, berbeda dari biasanya yang disajikan siap santap.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menekankan pentingnya variasi menu baru ini, yang akan mencakup kurma, telur rebus, dan abon. Menu khusus ini diperuntukkan bagi sekolah-sekolah dengan mayoritas siswa beragama Islam.

Detail Perubahan Menu MBG

Dadan Hindayana menjelaskan, "Contoh untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon." Menu ini dirancang agar siswa bisa membawanya pulang dan menikmatinya saat berbuka puasa.

Makanan yang diberikan akan berbeda bagi sekolah-sekolah dengan mayoritas siswa non-Muslim, di mana pelaksanaan MBG akan tetap berjalan seperti biasa. Hal ini juga berlaku bagi ibu hamil dan balita yang akan mendapatkan makanan siap saji.

Dengan adanya perubahan ini, BGN berharap semua siswa, terlepas dari latar belakang agama, tetap mendapatkan asupan gizi yang layak selama bulan Ramadan.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Komitmen Program MBG Selama Ramadan

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan bahwa program MBG akan tetap berjalan selama Ramadan. "Kita tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan, karena anak sekolah masuk," ujarnya.

Zulkifli menambahkan, bagi siswa yang tidak berpuasa, makanan yang diberikan akan tetap sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa selama bulan suci.

Ia juga menekankan bahwa penyesuaian menu ini sangat penting untuk memberi akses gizi yang baik bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Fokus pada Ibu Hamil dan Balita

Dalam upaya menanggulangi stunting, prioritas program MBG diberikan kepada ibu hamil dan balita. Dadan Hindayana menyatakan, "Di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita karena golden time period-nya pendek sekali."

Penyediaan makanan bergizi untuk ibu hamil dan balita akan tetap dilaksanakan, termasuk di area pesantren yang mungkin akan menyesuaikan waktu penyaluran menjadi sore hari.

Melalui pengaturan ini, diharapkan semua kelompok dapat terus mengakses makanan bergizi selama Ramadan, menjaga kesehatan dan kebutuhan gizi yang tepat bagi mereka.

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU