Jalan Letjen Suprapto di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mengalami genangan air setinggi 30 hingga 40 sentimeter akibat hujan deras yang turun sejak dini hari, Kamis (29/1/2026). Hal ini menyebabkan kemacetan parah di area tersebut, mempengaruhi mobilitas warga yang beraktivitas.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan
Rekayasa lalu lintas pun diterapkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Pusat untuk mengurangi kepadatan. Penanganan situasi ini melibatkan pengalihan arus kendaraan demi keselamatan pengendara yang terjebak dalam genangan.
Dampak Genangan Terhadap Lalu Lintas
Genangan air yang menutup sebagian badan jalan menyebabkan sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor dan mobil sedan, kesulitan melintas normal. Semua pengendara harus mengurangi laju kendaraan, sehingga arus lalu lintas terhambat.
Dalam situasi ini, petugas di lapangan meningkatkan pengawasan guna memastikan keselamatan lalu lintas. Pemberitahuan kepada masyarakat untuk menjauhi area genangan menjadi prioritas guna mencegah kemacetan yang lebih parah.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Rekayasa Lalu Lintas dari Satlantas
Satlantas Jakarta Pusat segera mengambil tindakan nyata dengan mengalihkan arus lalu lintas di ruas Jalan Letjen Suprapto, terutama menuju Pasar Senen. Tujuan dari pengalihan ini adalah mengurangi kepadatan dan menjaga keselamatan pengendara yang melintas.
Petugas mengarahkan kendaraan untuk menggunakan jalur cepat atau alternatif busway selama kondisi genangan tetap ada. Rekayasa lalu lintas ini sifatnya situasional dan akan disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.
Risiko Kecelakaan dan Upaya Penanganan
Kondisi genangan air yang tinggi meningkatkan risiko kecelakaan serta kerusakan kendaraan. Pengendara diimbau untuk menjaga jarak aman dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan.
Situasi ini menunjukkan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan saat berkendara di cuaca buruk. Dalam menghadapi kejadian ini, penanganan cepat serta koordinasi dengan berbagai instansi menjadi kunci agar masalah bisa teratasi dengan baik.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: