Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap perkembangan terbaru mengenai investigasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi pada awal tahun 2026.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Proses investigasi kini telah memasuki tahap teknis yang signifikan setelah berhasil mengamankan data penting dari pesawat yang mengalami kecelakaan.
Kemajuan Proses Investigasi
Plt. Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Henry Poerborianto, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mengunduh flight recorder atau alat perekam penerbangan dari pesawat yang mengalami kecelakaan.
Henry menekankan, meskipun data telah berhasil diunduh, analisis hasil tersebut tidak akan cepat disimpulkan dalam waktu dekat.
Dia juga menyatakan, "Terkait dengan kecelakaan yang terjadi di 2026, update yang bisa kami sampaikan adalah kami sudah berhasil mengunduh flight recorder."
Keberhasilan ini krusial untuk menelusuri kronologi teknis sebelum insiden tersebut terjadi.
Data dan Rekaman yang Diperoleh
Setelah proses pengunduhan, KNKT kini mulai mengidentifikasi isi data yang terekam saat pesawat beroperasi, yang mencakup lebih dari 180 parameter.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Henry menjelaskan, "Dari hasil download memang kami sudah bisa me-recover untuk flight data recorder atau alat yang merekam data penerbangan sudah berhasil kami unduh dan berisi 171 jam pengoperasian pesawat udara."
Di samping data teknis, KNKT juga berhasil mengamankan rekaman percakapan di dalam kokpit, yang diharapkan dapat memberikan konteks tambahan terkait situasi menjelang peristiwa tersebut.
Kata Henry, "berisi selama dua jam audio, dua jam percakapan," menandakan bahwa analisis terhadap audio tersebut memerlukan ketelitian ekstra.
Verifikasi dan Analisis Data
KNKT mengingatkan publik bahwa meskipun data penting sudah diperoleh, proses verifikasi dan analisis masih berlangsung.
Henry menyampaikan, "Namun demikian, untuk investigasi sampai dengan saat ini kami masih dalam proses melakukan investigasi... Jadi terkait hal tersebut belum banyak, belum bisa kami sampaikan apa hasil dari isi yang ada di dalam alat perekam penerbangan tersebut."
Penerbangan yang mengalami kecelakaan adalah rute Yogyakarta menuju Makassar, yang menjadi informasi penting untuk menyusun alur investigasi secara menyeluruh.
KNKT juga meminta publik untuk bersabar dalam menunggu hasil resmi dari investigasi yang tengah berlangsung.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: