Rabu, 28 JANUARI 2026 • 14:47 WIB

Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua: 34 Jenazah Terungkap, DNA Masih Menunggu

Author

Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua: 34 Jenazah Terungkap, DNA Masih Menunggu

Di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, upaya pencarian korban tanah longsor tetap berjalan intensif. Sebanyak 34 jenazah teridentifikasi dari total 50 kantong jenazah yang diterima oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan

Kombes Hendra Rochmawan dari Polda Jabar menjelaskan bahwa sisa jenazah masih menunggu hasil pemeriksaan DNA di RSUD Cibabat Cimahi. Proses ini dilakukan dengan penuh ketelitian untuk memastikan semua korban teridentifikasi.

Proses Identifikasi Korban

Tim DVI Polda Jawa Barat terus melanjutkan identifikasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu. Kombes Hendra menyatakan, "Yang kemarin malam 50 kantong jenazah, yang sudah teridentifikasi 34, sisanya masih menunggu hasil DNA yang dititipkan di RSUD Cibabat Cimahi."

Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan postmortem dan pencocokan data antemortem. Cara ini untuk memastikan data keakurasian pengidentifikasian, mengingat sulitnya kondisi di lokasi bencana.

Hendra juga menggarisbawahi bahwa, "Selama masih ada kantong jenazah yang diterima oleh Pos DVI, kami pastikan seluruh proses identifikasi akan diselesaikan secara tuntas." Komitmen yang kuat ditunjukkan oleh pihak DVI untuk terus melakukan identifikasi dengan teliti.

Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus

Peran Tim K9 dalam Pencarian

Di hari kelima pencarian, tim K9 dari Ditsamapta Polda Jabar kembali diterjunkan untuk membantu pencarian korban. Anjing pelacak ini dikerahkan untuk mempercepat evakuasi di area yang sulit dijangkau.

Kombes Hendra menjelaskan pentingnya penggunaan K9 setiap hari, "Untuk K9 setiap hari selalu turun ya." Kegiatan ini menunjang efisiensi tim dalam menemukan korban yang mungkin masih tertimbun.

Tim yang terdiri dari anjing pelacak dan personel terlatih terus berupaya mengatasi tantangan dalam pencarian di lokasi longsor. Mereka amat berkomitmen untuk menemukan semua korban yang hilang.

Dukungan dan Imbauan kepada Masyarakat

Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu informasi resmi mengenai perkembangan pencarian. Tim DVI berkomitmen menjalankan proses ini dengan sebaik-baiknya.

Hendra menekankan pentingnya dukungan masyarakat selama proses pencarian berlangsung. Mereka diminta untuk tetap percaya dan tenang, mempercayakan semua langkah pada tim yang bekerja di lapangan.

Koordinasi yang baik antara Tim DVI dan SAR dijaga untuk memastikan semua jenazah yang ditemukan diproses dengan benar hingga teridentifikasi sepenuhnya.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU