Game augmented reality (AR) Pikmin Bloom yang dikembangkan oleh Niantic, telah meraih pencapaian luar biasa dengan pendapatan mencapai USD 100 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun hingga tahun 2025.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Angka tersebut merupakan total pengeluaran seumur hidup para pemain melalui App Store dan Google Play Store, menunjukkan popularitas yang terus meningkat dari game ini.
Kenaikan Pendapatan yang Signifikan
Pendapatan Pikmin Bloom menunjukkan tren positif yang semakin meningkat, terutama sejak tahun 2023. Tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun paling menguntungkan bagi game ini dengan pendapatan mencapai USD 34,8 juta atau sekitar Rp 579,6 miliar.
Di tahun pertamanya, Pikmin Bloom berhasil mengumpulkan USD 8,4 juta, dan angka ini terus mengalami kenaikan signifikan di tahun-tahun berikutnya. Kenaikan pendapatan ini menunjukkan bahwa minat pemain terhadap game ini semakin bertumbuh dengan pesat.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Faktor Pendorong Pertumbuhan
Trend positif bagi Pikmin Bloom terus berlanjut dengan catatan pertumbuhan yang mencolok sebesar 148% mencapai USD 20,9 juta pada tahun 2023. Lonjakan ini tidak terlepas dari kepopuleran game di kalangan penggemar teknologi dan hiburan.
Pada tahun 2024, pendapatan game ini diprediksi meloncat menjadi USD 33,4 juta, didorong oleh peluncuran Pikmin 4 di Nintendo Switch. Peluncuran ini diharapkan dapat meningkatkan minat pengguna terhadap versi mobile, memperkuat jumlah pemain dan pemasangan bulanan.
Pikmin Bloom dan Mekanika Permainan
Diluncurkan pada tahun 2021, Pikmin Bloom menawarkan pengalaman permainan yang lebih sederhana dibandingkan dengan game berburu Pokemon. Pemain hanya perlu berjalan untuk menumbuhkan bunga-bunga di sepanjang jalan dan mengumpulkan Pikmin, karakter lucu dalam permainan.
Selain itu, game ini menggunakan teknologi Augmented Reality (AR), memungkinkan pemain untuk melihat Pikmin seolah-olah berada di dunia nyata dengan menggunakan kamera perangkat mereka. Hal ini menjadikan Pikmin Bloom tidak hanya sekadar game, tetapi juga pengalaman interaktif yang unik.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: