Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, telah menarik perhatian publik setelah video penyerahan bantuan untuk korban banjir bandang dan longsor viral di media sosial, menampilkan dirinya dari atas helikopter.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Dalam klarifikasinya, Bobby menegaskan bahwa video tersebut telah dimanipulasi dan menjelaskan tujuan utama bantuan dari udara untuk daerah terisolir.
Bantuan dari Udara untuk Wilayah Terisolir
Dalam situasi darurat, Gubernur Bobby Nasution menekankan bahwa bantuan dari udara menjadi penting bagi daerah-daerah yang sulit dijangkau. Ia menegaskan, "Daerah terisolir itu artinya tidak bisa terjangkau, kalau misalnya tidak bisa dijangkau itu berarti kan ada bantuan dari udara," di Posko Darurat Bencana Pemprov Sumut.
Bobby juga menambahkan bahwa upaya ini merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat, Polri, dan TNI untuk mempercepat proses penanganan bencana, agar masyarakat yang menghadapi kesulitan bisa segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan
Klarifikasi Terkait Video yang Beredar
Gubernur menjelaskan bahwa video yang menunjukkan warga memungut beras dari lumpur, yang dihasilkan dari helikopter, sebenarnya adalah hasil editan. "Walaupun diedit-edit, ya, yang saya drop itu Indomie, tiba-tiba keluarnya jadi beras, ini agak aneh," ujarnya, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap penyebaran informasi yang salah.
Peristiwa dalam video tersebut terjadi di Tapanuli Utara, dan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran, juga sudah memberikan klarifikasi mengenai situasi terkait insiden itu.
Ajakan untuk Bersatu dalam Penanganan Bencana
Di tengah kontroversi yang berkembang di media sosial, Bobby Nasution mengajak semua pihak untuk bersatu dalam upaya penanggulangan bencana. Ia menekankan pentingnya dukungan positif bagi cepatnya penanganan situasi yang terjadi.
"Semua pihak dinilai ingin mempercepat penanggulangan banjir bandang-longsor ini," pungkasnya. Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas pihak menjadi kunci dalam menangani bencana alam yang tidak terduga.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: