Sutrisno, ayah dari pesepakbola Indonesia Pratama Arhan, telah berpulang ke rahmatullah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemar olahraga tanah air.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat
Berita kepergian Sutrisno pertama kali diumumkan oleh Asnawi Mangkualam, rekan Arhan di Timnas Indonesia, melalui akun Instagram pribadinya.
Pengumuman Kepergian Sutrisno
Asnawi Mangkualam menjadi sosok pertama yang mengabarkan berita duka ini, melalui unggahan di media sosial yang memberikan ucapan belasungkawa.
Ia menuliskan, 'Turut berduka cita Ho, yang kuat semoga ibadah bapak diterima di sisi Allah Swt.'
Kepedulian dari rekan-rekan Arhan pun terlihat dari berbagai ucapan duka cita yang memenuhi kolom komentar unggahan tersebut.
Banyak netizen yang turut mengucapkan, 'Innalillahi wa innalillahi roijiun,' menunjukkan rasa simpati dan solidaritas terhadap kehilangan yang dialami.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Reaksi Warganet dan Teman Seprofesi
Kabar meninggalnya Sutrisno langsung menarik perhatian warganet di media sosial.
Beragam komentar mengalir, dengan banyaknya pengguna yang memberikan ucapan belasungkawa, mencerminkan rasa kepedulian masyarakat terhadap kehilangan seorang figur orang tua dari atlet muda.
Netizen dengan akun seperti @ais***, @yol***, dan @anw*** turut menunjukkan rasa empati mereka melalui komentar di unggahan tersebut.
Ini menandakan betapa besarnya rasa simpati yang dirasakan publik terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Keadaan Terakhir Sutrisno
Dari informasi yang beredar, penyebab kematian Sutrisno hingga saat ini masih belum diketahui.
Dalam unggahan terakhir Pratama Arhan pada 13 November lalu, sang ayah tampak sehat dan bersemangat menyambut kepulangan putranya.
Momen tersebut menjadi kenangan akan kebahagiaan dan kehangatan keluarga, yang kini berubah menjadi duka mendalam seiring dengan kepergian Sutrisno.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: