Insiden yang melibatkan Sarwendah dengan debt collector mengungkapkan informasi penting mengenai kebijakan finansial artis tersebut. Pihak Sarwendah menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan pembelian mobil secara kredit.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, memastikan bahwa kliennya sama sekali tidak mengetahui tentang mobil Range Rover milik Ruben Onsu yang menjadi sorotan dalam insiden ini.
Tegas Tidak Ada Cicilan
Pihak Sarwendah dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak memiliki komitmen cicilan untuk kendaraan apapun. Pernyataan ini menegaskan betapa pentingnya kebijakan keuangan yang dijunjung oleh Sarwendah.
Chris Sam Siwu, kuasa hukum lainnya, menjelaskan bahwa Sarwendah memiliki prinsip kuat untuk menghindari cicilan. Ia hanya akan membeli kendaraan secara tunai, baik untuk dirinya, keluarga, maupun karyawannya.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Klarifikasi Mengenai Insiden Debt Collector
Insiden dengan debt collector dianggap salah alamat oleh pihak Sarwendah. Abraham Simon menjelaskan bahwa penagih utang tersebut tidak berkaitan dengan kliennya.
Dalam penjelasannya, Simon menyatakan, "Klien kami tidak tahu," menegaskan bahwa tidak ada keterikatan Sarwendah dengan masalah utang tersebut.
Prinsip Keuangan Sarwendah
Sarwendah dikenal memiliki prinsip keuangan yang ketat, terutama dalam hal kepemilikan kendaraan. Ia menghindari utang dan lebih memilih untuk melakukan pembelian tunai.
Prinsip ini tidak hanya berlaku untuk mobil pribadinya, tetapi juga untuk kendaraan yang diperuntukkan bagi keluarganya dan karyawan. Hal ini mencerminkan komitmen Sarwendah untuk mengelola keuangan secara bijaksana.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: