Penelitian terbaru dari Cleveland Clinic menemukan bahwa sekitar 5% orang Amerika, setara dengan 17 juta individu, mengalami mutasi genetik yang meningkatkan risiko terkena kanker.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Studi yang dipublikasikan di JAMA ini menyerukan perlunya perluasan skrining genetik untuk mengidentifikasi individu berisiko, terlepas dari riwayat kanker pribadi atau keluarga.
Temuan Utama Penelitian
Dipimpin oleh Joshua Arbesman, M.D., dan Ying Ni, Ph.D., tim peneliti menganalisis data dari lebih dari 400.000 peserta dalam Program Penelitian All of Us di National Institute of Health.
Mereka menemukan bahwa mutasi genetik yang terkait dengan kanker mungkin jauh lebih umum dari yang diperkirakan sebelumnya, dengan lebih dari 3.400 mutasi unik teridentifikasi dari lebih dari 70 gen yang dikaji.
Temuan ini menandakan bahwa predisposisi genetik terhadap beberapa jenis kanker, termasuk melanoma, sering kali kurang dikenali dalam pengaturan klinis sehari-hari.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Pentingnya Skrining Genetik
Dr. Arbesman mencatat, 'Tes genetik secara tradisional hanya diperuntukkan bagi individu dengan riwayat keluarga yang kuat atau indikator risiko tinggi lainnya.'
Penelitian ini mengungkapkan bahwa banyak individu dengan varian genetik berisiko tidak memenuhi kriteria tersebut, menyoroti hilangnya peluang untuk deteksi dini.
Oleh karena itu, skrining kanker yang rutin dianjurkan untuk seluruh populasi, bukan hanya bagi yang memiliki latar belakang risiko.
Implikasi untuk Deteksi Dini
Dengan meningkatnya aksesibilitas terhadap tes genetik, Dr. Ni berharap temuan ini akan mendukung adopsi lebih luas terhadap skrining kanker rutin.
'Mengetahui prevalensi varian gen pada populasi umum akan memberi kita gambaran yang lebih jelas tanpa prasangka berdasarkan gaya hidup atau riwayat keluarga,' jelasnya.
Dr. Arbesman menegaskan, 'deteksi dini tetap menjadi pertahanan terbaik melawan kanker.' Temuan ini menekankan pentingnya melakukan skrining secara rutin untuk mengidentifikasi varian risiko kanker.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: