BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 21:32 WIB

Investigasi Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Investigasi Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie YunusInvestigasi Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Polda Metro Jaya sedang menyelidiki insiden penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, setelah acara di YLBHI. Sampai saat ini, pelaku masih belum tertangkap dan penanganan kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Jakarta Pusat.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa penyelidikan terus dilakukan dan pihaknya mengecam kejadian ini dengan harapan pelaku dapat segera diungkap.

Detail Kasus Penyiraman

Insiden penyiraman air keras tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, usai Andrie Yunus menyelesaikan podcast di Kantor YLBHI. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB, saat Andrie meninggalkan lokasi acara.

Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa tim penyelidik sedang mendalami saksi-saksi dan lokasi kejadian. Ia menekankan, "Kita semua mengecam kejadian tersebut. Semoga pelaku segera tertangkap."

Setelah diserang, Andrie langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia mengalami luka bakar sebanyak 24% di berbagai bagian tubuh.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Reaksi dari Kontras

Dimas Bagus Arya, Koordinator Kontras, mengungkapkan bahwa insiden ini lebih dari sekadar serangan fisik. Menurutnya, ini adalah upaya untuk membungkam suara para pembela Hak Asasi Manusia.

Ia menyatakan, "Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil."

Dimas meminta aparat kepolisian untuk segera mengungkap pelaku serta motif di balik serangan ini, yang dapat memiliki konsekuensi serius bagi aktivis HAM, jika terus dibiarkan.

Proses Penegakan Hukum

Polda Metro Jaya menunjukkan komitmen tinggi untuk mengungkap kasus ini dengan segera. Kombes Budi Hermanto juga menegaskan bahwa proses penyelidikan tengah dilakukan dengan serius.

Ia menambahkan, "Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut."

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan bagi aktivis HAM, yang sering kali menjadi target tindakan kekerasan semacam ini.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Investigasi Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!