BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 19:30 WIB

Pendidikan Indonesia Dapat Anggaran Besar di 2026, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan Utama

Pendidikan Indonesia Dapat Anggaran Besar di 2026, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan UtamaPendidikan Indonesia Dapat Anggaran Besar di 2026, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan Utama

Alokasi anggaran pendidikan dalam APBN 2026 kini telah disetujui dengan besaran mencapai Rp 769,1 triliun, yang merupakan 20 persen dari total anggaran. Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian penting dalam anggaran tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Meskipun penekanan diletakkan pada program MBG, Teddy memastikan bahwa hal ini tidak akan mengurangi dukungan untuk program pendidikan lainnya yang ada di Indonesia. Hal ini merupakan berita positif bagi sektor pendidikan di tanah air.

Rincian Alokasi Anggaran Pendidikan

Dari total anggaran pendidikan yang telah disetujui, sekitar Rp 223,5 triliun akan ditujukan untuk program Makan Bergizi Gratis. Teddy menyatakan, "Nah, di tahun ini Rp 769,1 triliun itu 20 persen. Dan itu anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan itu apa? Banyak isinya, peruntukannya."

Alokasi ini dihasilkan dari sidang rapat antara pemerintah dan DPR setahun sebelumnya. Teddy menambahkan pentingnya konsensus di antara pemangku kepentingan menyusul peran PDI-P sebagai ketua Badan Anggaran.

Anggaran ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pendidikan, namun juga membuka jalan bagi perhatian lebih terhadap isu gizi di kalangan pelajar.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Program Makan Bergizi Gratis sebagai Fondasi Pendidikan

MPBG tidak sekadar menyediakan makanan, tetapi berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Teddy menyatakan, "Semua hal itu adalah, termasuk MBG, adalah fondasi awal untuk memperbaiki pendidikan ke depan."

Meskipun fokus pada program ini cukup menonjol, Teddy menekankan bahwa tidak ada program pendidikan strategis yang akan terpinggirkan. "Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang," ucapnya.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan akademis para siswa sekaligus menjaga kesehatan mereka.

Klarifikasi dari PDI-P Mengenai Anggaran

My Esti Wijayati, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI-P, memberi penegasan lebih lanjut terkait alokasi untuk MBG. Ia menyebutkan, "Di dalam lampiran APBN yang berupa Peraturan Presiden, itu juga secara jelas dinyatakan bahwa Rp 769 triliun anggaran pendidikan itu di antaranya digunakan untuk MBG sebanyak sebesar Rp 223,5 triliun."

Ia juga menekankan pentingnya klarifikasi ini untuk menjawab keraguan yang muncul di kalangan kader di daerah. "Nah, karena di bawah sudah mulai muncul pertanyaan-pertanyaan itu, maka kiranya kami juga perlu menjelaskan secara terbuka supaya kita menyampaikan kebenaran sesuai dengan data-data yang ada di dalam APBN," ujarnya.

Informasi yang jelas dan transparan diharapkan dapat mengurangi kebingungan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program tersebut.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pendidikan Indonesia Dapat Anggaran Besar di 2026, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan Utama

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!