Mantan Duta Besar Inggris Peter Mandelson Dibebaskan setelah Penangkapan Terkait Jeffrey Epstein
Peter Mandelson, mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, telah dibebaskan dengan jaminan setelah ditangkap oleh Kepolisian Metropolitan London. Penangkapan ini berkaitan dengan dugaan keterlibatan Mandelson dalam kasus Jeffrey Epstein.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Mandelson tersangkut dalam kontroversi ini setelah dilakukan penggeledahan di beberapa lokasi, dengan informasi yang mengaitkannya pada pembocoran data sensitif muncul dari dokumen Departemen Kehakiman AS.
Penangkapan Peter Mandelson berlangsung pada malam hari tanggal 24 Februari 2026, setelah pihak kepolisian melakukan penggeledahan di dua lokasi yang berbeda di Wiltshire dan Camden. Proses ini menyoroti perhatian besar terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan jabatan publik.
Pihak Kepolisian Metropolitan London memberi keterangan bahwa 'Seorang pria yang ditangkap karena dicurigai melakukan pelanggaran dalam jabatan publik telah dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.' Ini menunjukkan kompleksitas hukum yang mungkin akan dihadapi Mandelson ke depan.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Dari dokumen yang diperoleh oleh Departemen Kehakiman AS, terungkap bahwa Peter Mandelson diduga membocorkan informasi penting kepada Jeffrey Epstein, yang dikenal sebagai terpidana kejahatan seksual. Dalam kasus ini, email yang dikirim pada tahun 2009 menjadi titik jendela bagi keterlibatan Mandelson dalam diskusi yang kontroversial.
Email tersebut mencerminkan bahwa Mandelson memberikan penilaiannya terhadap kebijakan serta mendiskusikan strategi pajak yang berkaitan dengan bonus bankir. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai etika dan integritas dalam hubungan politik di tingkat tinggi.
Peter Mandelson adalah figur politik yang menonjol di Inggris, terkenal sebagai Duta Besar untuk AS dari Februari hingga September. Selain itu, ia juga memiliki peran penting dalam memenangkan Partai Buruh pada pemilihan umum 1997, yang membawa perubahan signifikan dalam landscape politik Inggris.
Namun, karir Mandelson tidak lepas dari kontroversi. Ia pernah menghadapi skandal yang menyebabkan pengunduran dirinya dari jabatan Kabinet dua kali, terkait pinjaman bank dan intervensi perizinan paspor yang melibatkan banyak pihak.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: