BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 10:39 WIB

Tren Meningkatnya Penyakit Tidak Menular di Kalangan Remaja: Apa yang Harus Kita Ketahui?

Tren Meningkatnya Penyakit Tidak Menular di Kalangan Remaja: Apa yang Harus Kita Ketahui?Tren Meningkatnya Penyakit Tidak Menular di Kalangan Remaja: Apa yang Harus Kita Ketahui?

Penyakit Tidak Menular (PTM) kini menjadi permasalahan serius di Indonesia, terutama di kalangan usia produktif dan remaja. Data menunjukkan bahwa penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi semakin sering ditemukan pada generasi muda.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia yang sedang berambisi menuju visi Emas 2045. Dengan meningkatnya prevalensi penyakit ini, masyarakat perlu menyadari pentingnya gaya hidup sehat di era modern.

Gaya Hidup dan Penyakit Tidak Menular

Perubahan gaya hidup dalam satu dekade terakhir menjadi pemicu utama meluasnya PTM di kalangan muda. Pola hidup sedenter yang disertai ketergantungan pada gadget berkontribusi dalam penurunan aktivitas fisik.

Makanan olahan dengan kandungan gula, garam, dan lemak tinggi semakin populer, sementara tren konsumsi minuman manis kekinian seperti boba dan kopi susu juga berperan dalam pergeseran pola makan yang tidak sehat.

Penggunaan rokok elektrik (vape) yang meningkat, mencapai 8 persen pada tahun 2023, menjadi faktor tambahan yang mempercepat risiko kerusakan kesehatan sejak dini.

Data Kesehatan Generasi Muda

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dan laporan Global Burden of Disease 2025 menunjukkan kondisi kesehatan generasi muda yang semakin memburuk. Sekitar 11,9 persen pelajar berusia 5-12 tahun mengalami obesitas.

Menariknya, 6,7 persen pelajar berusia 13-17 tahun juga sudah memiliki tekanan darah tinggi, yang menunjukkan bahwa PTM menjadi ancaman nyata bagi anak muda.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat

Dengan prevalensi diabetes melitus meningkat hingga 8,6 persen, indikator ini memastikan bahwa PTM menjadi penyebab utama kematian global, mencapai 74 persen setiap tahunnya.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Banyak anak muda yang merasa sehat, namun tubuh sering memberikan sinyal yang tidak dihiraukan. Kelelahan kronis, sebagai contoh, bisa jadi indikator dini terjadinya gangguan metabolisme.

Gejala lain yang penting untuk diperhatikan termasuk rasa haus berlebihan, sakit kepala, dan perubahan mendadak yang dapat berhubungan dengan diabetes tipe 2 dan hipertensi, terutama di usia 20-an.

Penting bagi individu untuk mengenali tanda-tanda ini agar dapat mencari bantuan medis lebih awal.

Inisiatif Pemerintah dalam Mengatasi PTM

Sebagai respons terhadap situasi ini, pemerintah Indonesia meluncurkan program skrining kesehatan gratis yang mencakup 53 juta pelajar, dimulai sejak Juli 2025. Dengan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan meningkat di kalangan generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tren Meningkatnya Penyakit Tidak Menular di Kalangan Remaja: Apa yang Harus Kita Ketahui?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!