Empat Negara Resmi Jadi Anggota Aliansi Halal Global untuk Standarisasi Label
Empat negara telah secara resmi bergabung dalam inisiatif Global Halal Mark yang diinisiasi oleh Saudi Halal Center. Keberadaan aliansi ini diharapkan dapat menyatukan label halal secara global menjelang akhir tahun ini.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Abdulaziz Al-Rushodi, CEO Saudi Halal Center, menyampaikan bahwa jumlah negara yang berpartisipasi diprediksi akan meningkat menjadi sepuluh, seiring dengan peluncuran program baru di Makkah Halal Forum.
Aliansi Global Halal Mark diinisiasi melalui penandatanganan kesepakatan antara Saudi Halal Center, Indonesia, dan Thailand. Tujuan utama dari aliansi ini adalah untuk mencapai standar tertinggi dalam sektor halal di seluruh dunia.
Di Makkah Halal Forum, Abdulaziz Al-Rushodi menegaskan, "Inisiatif ini bertujuan untuk menyatukan label Halal di seluruh dunia dan mencapai standar keandalan tertinggi di sektor tersebut." Hal ini menunjukkan komitmen aliansi untuk memperkuat eksistensi label halal secara global.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Sebagai dukungan untuk sektor halal, Saudi Halal Center juga mengumumkan pendirian Halal Academy bekerja sama dengan Universitas Islam Madinah. Akademi ini akan menjadi sumber referensi ilmiah dan kompetensi dalam ekosistem halal.
Abdulaziz menambahkan, mereka telah merencanakan peluncuran inisiatif baru yang dinamakan Global Halal Hub. Sistem digital ini dirancang untuk mempermudah sertifikasi halal dan prosedur perdagangan antar negara.
Pasar halal global diperkirakan akan berkembang pesat dengan nilai mencapai sekitar US$ 7 triliun pada tahun 2025. Yousef Khalawi, Sekretaris Jenderal Kamar Dagang dan Pembangunan Islam, menyebutkan bahwa angka ini bisa melebihi pada tahun 2030.
"Ukuran pasar halal diperkirakan akan mencapai US$ 10 triliun pada tahun 2030, didorong oleh pertumbuhan permintaan konsumen global dan investasi dalam rantai nilai industri halal," ungkap Yousef.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: