Inisiatif Baru: Paspor Khusus Unta di Arab Saudi untuk Melestarikan Warisan Budaya
Pemerintah Arab Saudi baru saja meluncurkan paspor resmi untuk unta, sebagai bagian dari langkah untuk mendata populasi hewan tersebut secara lebih efektif.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Inisiatif ini bertujuan untuk menegaskan kedudukan unta sebagai simbol budaya dan aset ekonomi yang penting bagi negara.
Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi menjelaskan bahwa paspor unta ini dimaksudkan untuk meningkatkan akurasi pendataan populasi unta yang saat ini mencapai sekitar 2,2 juta ekor.
Dokumen ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas di sektor peternakan, dengan memberikan legalitas pada hak kepemilikan unta.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Paspor unta memiliki desain yang memukau dengan warna hijau tua dan ilustrasi unta berwarna emas yang sesuai dengan budaya lokal.
Setiap paspor dilengkapi dengan informasi mendetail tentang unta, termasuk nomor mikrochip, identitas fisik seperti nama, tanggal lahir, ras, jenis kelamin, warna, dan lokasi kelahiran.
Di Arab Saudi, unta bukan hanya hewan, tetapi juga simbol status sosial dan kekayaan, dengan festival kecantikan yang menawarkan hadiah miliaran rupiah bagi pemenang.
Adanya paspor resmi diharapkan dapat mencegah praktik curang dalam festival, seperti operasi plastik yang merusak kemurnian ras dan kesehatan unta yang menjadi bagian dari tradisi selama ribuan tahun.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: