Nia Ramadhani Berikan Penjelasan Terkait Isu Rumah Tangga
Nia Ramadhani baru-baru ini menanggapi isu perceraian yang beredar terkait hubungannya dengan Ardi Bakrie. Meski awalnya ogah klarifikasi, ia merasa wajib untuk memberikan penjelasan demi anak-anaknya.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan
Menyampaikan pesan melalui akun Instagram, Nia menegaskan bahwa hubungan mereka masih baik dan harmonis meskipun ada gosip yang merebak di media sosial.
Isu perceraian antara Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie, mulai mencuat di media sosial. Sejumlah netizen berpendapat bahwa hubungan mereka tengah mengalami keretakan akibat konflik rumah tangga.
Dalam menghadapi rumor tersebut, Nia awalnya tidak memperdulikan dan bersikap acuh. Namun, setelah mendengar keluhan dari anak-anaknya, ia merasa perlu untuk memberikan klarifikasi kepada publik.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Melalui sebuah unggahan di Instagram, Nia menegaskan bahwa kabar perceraian tersebut tidak benar. Ia juga membagikan foto mesra bersama suaminya, Ardi, dengan latar salju yang indah.
Nia menyoroti bahwa rumor tersebut berasal dari sumber-sumber yang tidak bertanggung jawab, mengingatkan bahwa kebahagiaan keluarga mereka harus diperhatikan. Ia mengatakan, “Mengenai rumor perceraian yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, kami ingin mengklarifikasi bahwa rumor tersebut TIDAK BENAR.”
Sebelum Nia memberikan penjelasan, manajernya, Theresa, juga menyatakan bahwa isu perceraian tersebut tidak benar. Ia meminta publik untuk tidak mempercayai kabar yang tidak memiliki bukti.
Nia dan Ardi menikah pada tahun 2010 dan telah dikaruniai tiga anak: Mikhayla, Mainaka, dan Magika. Keluarga ini dikenal sebagai salah satu pasangan yang harmonis di industri hiburan Indonesia.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: