Peran Strategis Penegakan Hukum dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat di Indonesia
Penegakan hukum yang efektif menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap negara di Indonesia.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Tanpa adanya penegakan hukum yang tegas, keyakinan masyarakat terhadap institusi negara dan sistem pemerintahan akan berkurang.
Penegakan hukum merupakan proses penerapan dan pelaksanaan hukum oleh lembaga pemerintahan yang berwenang.
Dalam konteks Indonesia, penegakan hukum mencakup berbagai langkah, seperti penyidikan, penuntutan, dan pemidanaan.
Implikasi penegakan hukum berpengaruh positif terhadap pemosisian negara di mata publik dengan penerapan hukum yang konsisten dan adil.
Sebaliknya, lemahnya penegakan hukum dapat mengakibatkan ketidakpuasan yang berujung pada anarkisme dan gangguan ketertiban.
Kepercayaan publik terhadap lembaga negara bergantung pada penerapan hukum secara adil dan transparan.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan
Survei dari beberapa lembaga riset menunjukkan bahwa ketidakpuasan masyarakat seringkali disebabkan oleh kesan ketidakadilan dalam penegakan hukum.
Nurul Zainab, seorang pakar hukum, menyatakan bahwa 'Kepercayaan publik dapat dipulihkan melalui transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum.'
Transparansi proses hukum dapat meningkatkan harapan masyarakat bahwa hukum diterapkan dengan benar.
Salah satu tantangan besar dalam penegakan hukum di Indonesia adalah adanya kasus korupsi dalam institusi penegak hukum.
Kasus korupsi ini dapat mengikis kepercayaan publik secara cepat dan mencederai prinsip keadilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: