Anak-Anak dan Gawai: Temuan Menarik tentang Waktu Layar dan Dampaknya
Sebuah riset terbaru yang dilakukan oleh Save the Children Indonesia mengungkap fakta mengejutkan: hampir 40 persen anak usia sekolah menengah pertama menghabiskan waktu hingga enam jam sehari di depan gawai.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Menariknya, data menunjukkan bahwa anak perempuan mendominasi penggunaan perangkat digital dibandingkan anak laki-laki.
Penelitian mencatat bahwa puncak penggunaan gawai terjadi antara pukul 18.00 hingga 21.00. Pada jam-jam ini, anak-anak cenderung mengakses media sosial dan konten digital lainnya.
Menariknya, meskipun banyak sekolah yang melarang penggunaan telepon seluler, anak-anak masih berusaha mengakses gawai bahkan saat pelajaran berlangsung. Kondisi ini menunjukkan bagaimana dunia digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Walaupun literasi digital meningkat, hal ini tidak selalu membawa dampak positif bagi kesehatan mental anak. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingginya kecanduan digital dengan menurunnya kondisi kesehatan mental.
Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia, menyatakan, 'Meskipun anak-anak menyadari risiko di dunia digital, seperti penipuan dan perundungan siber, mereka sering kali tidak tahu bagaimana cara bereaksi dengan aman.'
Dalam menghadapi tantangan ini, Save the Children Indonesia menggarisbawahi pentingnya pendekatan perlindungan anak yang mendalam. Hal ini mencakup peningkatan keterampilan digital serta dukungan untuk kesehatan mental anak.
Dessy menambahkan, 'Menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan aman, sehat, dan tangguh menghadapi krisis dan perubahan zaman.'
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: