Pertemuan Mendagri dengan Para Kepala Daerah Se-Sumbar: Fokus pada Pemulihan Pascabencana
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan kepala daerah se-Provinsi Sumatera Barat untuk menanggapi berbagai masukan mengenai pemulihan pascabencana.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan
Langkah ini dimaksudkan untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah yang terkena dampak bencana tersebut.
Mendagri mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah melakukan mobilisasi nasional dengan melibatkan TNI, Polri, dan sejumlah kementerian serta lembaga untuk menangani dampak bencana di Sumatera Barat.
Sebagai salah satu langkah strategis, pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dipimpin langsung oleh Tito sendiri.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dari total 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, sebanyak 16 di antaranya telah teridentifikasi terdampak bencana.
Namun, Tito menyampaikan kabar baik bahwa banyak pemerintahan daerah sudah beroperasi kembali dan aktif dalam upaya pemulihan. "Indikator-indikator di Sumatera Barat relatif kami kira cukup menggembirakan," tambahnya, merujuk pada hampir semua pemerintah kabupaten yang statusnya telah kembali hijau.
Walaupun sebagian besar daerah telah memulai pemulihan, Mendagri menyoroti beberapa kabupaten yang masih memerlukan perhatian lebih, seperti Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan.
Tito menekankan pentingnya kolaborasi dalam mempercepat pemulihan, dengan menyatakan, "Yang belum-belum pulih itu kita kendalikan lagi, secepat mungkin kita keroyok rame-rame."
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: