BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 17:24 WIB

Renovasi 300.000 Sekolah: Ambisi Prabowo dalam Empat Tahun ke Depan

Renovasi 300.000 Sekolah: Ambisi Prabowo dalam Empat Tahun ke DepanRenovasi 300.000 Sekolah: Ambisi Prabowo dalam Empat Tahun ke Depan

Presiden Prabowo Subianto baru saja mengumumkan rencana besar untuk merenovasi 300.000 sekolah di Indonesia dalam empat tahun mendatang. Tahun ini, target awalnya adalah merenovasi sebanyak 60.000 sekolah sebagai langkah awal dari program yang ambisius tersebut.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Pengumuman tersebut disampaikan saat peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang, Jawa Timur, di mana Prabowo menekankan pentingnya pendidikan sebagai instrumen pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Terhadap Sektor Pendidikan

Pada Selasa, 13 Januari 2026, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap perbaikan infrastruktur pendidikan di Indonesia. Ia menyatakan, "Tahun ini saja saya akan renovasi 60.000 sekolah dan seterusnya. Kita punya 300.000 sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua."

Pernyataan tersebut menunjukkan fokus pemerintah pada perbaikan infrastruktur pendidikan. Selain renovasi, ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Prabowo menjelaskan bahwa pendidikan adalah alat yang krusial untuk pembangunan dan kesejahteraan. "Pendidikan adalah instrumen pembangunan. Pendidikan adalah instrumen kesejahteraan. Pendidikan adalah instrumen demokrasi," tambahnya.

Pendidikan dan Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo menekankan hubungan penting antara pendidikan dan pengurangan kemiskinan di Indonesia. Ia berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

"Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," ucapnya. Pernyataan ini mencerminkan visi pemerintah untuk memprioritaskan pendidikan sebagai solusi jangka panjang dalam memberantas kemiskinan.

Prabowo berharap langkah ini akan memperkuat sistem pendidikan yang berkualitas, sehingga mampu menghasilkan generasi yang kompeten dan mandiri.

Peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan bangsa. Ia percaya kemampuan untuk menguasai hal ini akan menentukan tingkat peradaban suatu negara.

"Pembangunan suatu bangsa terletak kepada kemampuan bangsa itu untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kualitas hidup yang baik bagi seluruh rakyat adalah yang utama.

"Dengan demikian kita dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat Indonesia. Kita dapat memberi kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia untuk hidup dalam kondisi yang baik, hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Renovasi 300.000 Sekolah: Ambisi Prabowo dalam Empat Tahun ke Depan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!