BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 11 JANUARI 2026 • 22:26 WIB

Wasit Menuai Kritikan Setelah Persija Jakarta Tersandung Kekalahan dari Persib Bandung

Wasit Menuai Kritikan Setelah Persija Jakarta Tersandung Kekalahan dari Persib BandungWasit Menuai Kritikan Setelah Persija Jakarta Tersandung Kekalahan dari Persib Bandung

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja wasit dalam pertandingan melawan Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Meskipun mendominasi penguasaan bola, timnya harus menelan pil pahit akibat gagal meraih kemenangan.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Kekalahan tipis 0-1 di pekan ke-17 Super League 2025/26 itu dipastikan oleh gol tunggal Beckham Putera yang menjaringkan bola di menit kelima, memicu sorotan lebih jauh terhadap keputusan-keputusan wasit.

Statistik Pertandingan: Persija Mendominasi Namun Tak Berhasil

Pertandingan ini berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana Persija menguasai lebih dari 57 persen possession of the ball dibandingkan dengan Persib yang hanya 43 persen. Dalam laga tersebut, Persija juga menciptakan sejumlah peluang, namun upaya mereka kerap terhalang oleh penampilan gemilang kiper Teja Paku Alam.

Kondisi kian sulit bagi Persija saat Bruno Tubarao harus keluar lapangan setelah menerima kartu merah di menit ke-53. Pengurangan jumlah pemain ini jelas mengurangi efektivitas tim dalam menyerang dan memberikan keuntungan lebih bagi pertahanan Persib.

Meskipun kalah, Souza mengakui strategi defensif Persib di bawah asuhan Bojan Hodak. Souza menyatakan bahwa tim lawan mampu menahan agresivitas serangan dari Persija dengan sangat baik.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Protes Mendesak Terkait Kepemimpinan Wasit

Usai pertandingan, Souza mengungkapkan rasa kecewanya terhadap wasit Ko Hyung-jin asal Korea Selatan. Ia menilai bahwa keputusan wasit sering kali memperburuk situasi timnya, yang hanya menambah beban tekanan yang mereka hadapi.

Salah satu poin krusial yang dikritik Souza adalah kurangnya ketegasan wasit dalam mengatur jalannya laga. Ia mencatat bahwa waktu tambahan yang diberikan terlalu minim, yaitu hanya tiga menit pada babak pertama dan empat menit di babak kedua, yang dinilai tidak mencerminkan dinamika permainan yang terjadi.

Menurutnya, dengan banyaknya henti dalam permainan akibat pelanggaran, seharusnya ada ruang lebih bagi Persija untuk mengembangkan serangan dan menciptakan peluang.

Dampak Kekalahan dan Langkah ke Depan

Kekalahan ini membawa dampak serius bagi posisi Persija dalam klasemen sementara. Tim yang semula berada di posisi kedua, kini terlempar ke urutan ketiga dengan total 35 poin, sementara Persib berhasil merebut posisi teratas dengan 38 poin.

Meski begitu, Souza berusaha optimis dan menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran untuk pertandingan mendatang. Ia menegaskan pentingnya evaluasi tim, guna memperbaiki performa dan mengatasi tantangan di sisa kompetisi.

Sebagai pelatih, Souza tetap berkomitmen untuk mencari solusi dan strategi yang lebih efektif agar Persija dapat meraih hasil yang lebih baik di sisa musim ini, dengan harapan agar kepemimpinan wasit dapat meningkat di laga-laga selanjutnya.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Wasit Menuai Kritikan Setelah Persija Jakarta Tersandung Kekalahan dari Persib Bandung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!