Mendesak BMKG Awasi Cuaca Menjelang Tahun Baru
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk secara aktif memantau kondisi cuaca jelang pergantian tahun. Hal ini mengingat peningkatan curah hujan biasanya terjadi pada bulan Desember dan Januari.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Permintaan tersebut diungkapkan Prasetyo dalam konferensi pers terkait penanganan bencana, menekankan pentingnya perhatian terhadap iklim dan cuaca saat ini.
Selama konferensi pers, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemantauan iklim dan cuaca menjadi sangat krusial saat pergantian tahun. "Kita terus meminta kepada BMKG untuk terus memonitor kondisi iklim dan cuaca karena bagaimana pun ini menjelang pergantian tahun, biasanya ini curah hujan meningkat di Desember maupun Januari," tuturnya.
Peningkatan pemantauan ini bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi potensi bencana alam yang diakibatkan oleh perubahan cuaca. Kerjasama antara BMKG dan berbagai lembaga diharapkan dapat memberi informasi akurat kepada publik.
Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Serikat Pekerja: Membahas Aspirasi Buruh dan Kebijakan Ekonomi
Prasetyo juga menyoroti pentingnya mitigasi untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang sering datang di akhir tahun. "Kami meminta upaya mitigasi-mitigasi berkoordinasi terus-menerus dengan Kementerian Dalam Negeri supaya daerah-daerah yang memang rawan bencana untuk bisa segera melakukan langkah-langkah antisipatif," jelasnya.
Penting bagi pemerintah daerah untuk memahami risiko yang ada dan mengambil langkah preventif agar dampaknya tidak meluas. Ini termasuk pendataan daerah rawan bencana yang perlu dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Lebih jauh, Prasetyo menjelaskan bahwa pemantauan bencana juga dilakukan di berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan juga disoroti, yang cukup besar dan harus segera ditangani.
"Ada beberapa desa yang terdampak. Kami sudah minta kepada BNPB untuk juga melakukan monitoring dan tentu saja kalau memerlukan penanganan-penanganan darurat khusus juga ditangani secepat-cepatnya," imbuhnya.
Melalui langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat terlindungi dan siap menghadapi kemungkinan bencana yang mungkin muncul seiring dengan perubahan cuaca yang terjadi.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: