BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 00:05 WIB

Tingginya Angka Karies Gigi di Indonesia: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mencegahnya?

Tingginya Angka Karies Gigi di Indonesia: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mencegahnya?Tingginya Angka Karies Gigi di Indonesia: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mencegahnya?

Riset Kesehatan Daerah (RISKESDAS) mengungkapkan bahwa sekitar 88 persen masyarakat Indonesia, yang setara dengan hampir 200 juta orang, mengalami karies atau gigi berlubang.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat

Dokter gigi, drg. Aswar Sandi, menyatakan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara menjaga kesehatan gigi menjadi faktor utama tingginya angka tersebut.

Durasi Menyikat Gigi yang Tidak Memadai

Salah satu penyebab utama gigi berlubang adalah durasi menyikat gigi yang terlalu singkat. Drg. Aswar menekankan bahwa durasi ideal untuk menyikat gigi adalah dua menit, namun banyak orang yang melakukannya kurang dari satu menit.

Menurunnya perhatian terhadap kebersihan gigi di pagi hari sering kali disebabkan oleh kesibukan menjalani aktivitas sehari-hari. Banyak orang terburu-buru saat menyikat gigi, sehingga tidak memberikan waktu yang cukup untuk membersihkan gigi dengan baik.

Akibat dari durasi yang tidak memadai, bagian-bagian dari gigi menjadi tidak terjangkau oleh sikat gigi. Hal ini memicu penumpukan plak dan karies yang berbahaya bagi kesehatan gigi.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Teknik Menyikat Gigi yang Salah

Teknik menyikat gigi yang tidak tepat juga berkontribusi terhadap masalah gigi berlubang. Drg. Aswar menyoroti bahwa menyikat gigi terlalu keras dapat menyebabkan abrasi pada enamel gigi.

Enamel, sebagai lapisan pelindung terluar gigi, sangat penting bagi kesehatan gigi. Jika enamel terkikis, gigi bisa terlihat kuning dan lebih rentan terhadap kerusakan.

Selain itu, ketidaktelitian dalam menyikat gigi, terutama di sela-sela, bisa mengakibatkan penumpukan bakteri yang lebih banyak. Semakin banyak bakteri, semakin besar risiko gigi berlubang.

Pencegahan yang Diperlukan untuk Kesehatan Gigi

Mencegah gigi berlubang membutuhkan komitmen terhadap kebersihan mulut yang baik. Drg. Aswar menyarankan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan durasi yang cukup.

Penggunaan benang floss juga sangat dianjurkan untuk membersihkan sela-sela gigi yang sering terabaikan. Ditambah dengan obat kumur untuk membunuh bakteri yang tersisa, langkah ini sangat efektif.

Perawatan gigi yang konsisten dapat secara signifikan mengurangi risiko gigi berlubang dan masalah kesehatan mulut lainnya yang berbahaya.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tingginya Angka Karies Gigi di Indonesia: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mencegahnya?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!