BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 08 DESEMBER 2025 • 11:28 WIB

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal: Perjalanan Syafic Omar di Singapura

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal: Perjalanan Syafic Omar di SingapuraPentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal: Perjalanan Syafic Omar di Singapura

Syafic Omar, seorang pria berusia 39 tahun dari Singapura, mendapati dirinya menghadapi penurunan fungsi ginjal yang terdeteksi saat ia merasakan kesemutan di kakinya pada Maret 2025.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz

Mengidap tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes, kondisi Syafic mencerminkan tantangan kesehatan yang dihadapi lebih dari 500 ribu penduduk Singapura yang mengalami penyakit ginjal kronis.

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal

Syafic adalah bagian dari lebih dari 500 ribu penduduk Singapura yang hidup dengan penyakit ginjal kronis, dengan lebih satu dari tujuh orang di kelompok usia 18 hingga 74 tahun mengalami gangguan ini.

Penyakit ginjal kronis sering kali disebut sebagai 'silent killer' karena banyak pengidap tidak menyadari gejalanya yang melemahkan pada tahap awal, seperti mudah lelah, bengkak, dan mual.

Deteksi dini menjadi sangat penting untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, dan tentunya meminimalisir risiko komplikasi yang bisa terjadi.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Faktor Risiko Penyakit Ginjal

Hasil pemeriksaan Syafic menunjukkan adanya faktor risiko yang umum, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Dr. Jason Choo, Direktur Medik National Kidney Foundation (NKF), menyebutkan bahwa sekitar separuh kasus penyakit ginjal di Singapura dapat dicegah, dan obesitas merupakan faktor risiko utama.

'Kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko utama diabetes, penyakit kardiovaskular, dan gagal ginjal,' ungkap dr. Choo. Menjaga berat badan yang sehat adalah langkah penting dalam mengendalikan diabetes dan memerangi penyakit ginjal.

Tindakan dan Penanganan Penyakit Ginjal

Ketika fungsi ginjal menurun hingga kurang dari 15 persen, pasien telah masuk ke tahap CKD stadium 5, yang memerlukan pemantauan ketat serta kemungkinan dialisis atau transplantasi ginjal.

Edukasi masyarakat mengenai gejala awal penyakit ginjal sangatlah penting untuk mendorong orang mencari pemeriksaan kesehatan lebih awal.

Dengan perhatian khusus terhadap faktor risiko dan pemantauan kesehatan secara teratur, masyarakat bisa terhindar dari dampak buruk penyakit ginjal yang semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal: Perjalanan Syafic Omar di Singapura

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!